Kamis, 09 April 2020 | 01:07:53 WIB

Jelang Natal dan Tahun Baru, di Ternate Stok Sembako Aman

Rabu, 18 Desember 2019 | 06:15 WIB
Jelang Natal dan Tahun Baru, di Ternate Stok Sembako Aman

Petugas dari Dinas Pangan Malut dan Kepolisian Daerah Malut melaksanakan sidak sembako di pasar barito Ternate, jelang Natal dan Tahun baru 2020, Selasa (18/12/2019). (FOTO: RRI/LINDO)

TERNATE, LINDO - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Maluku Utara (Malut) yang juga Kasatgasda pangan Malut, AKBP Alfis Suhaili memastikan harga dan stok sembilan bahan pokok jelang natal dan tahun baru akan stabil dan tidak mengalami kelangkaan.

Hal itu disampaikan Kasatgasda Malut, AKBP Alfis Suhaili usai melakukan sidak dalam rangka mengecek kesiapan bahan pokok jelang Natal 2019 dan tahun baru 2020, yang bekerjsama dengan Dinas Pangan Provinsi Malut.

Sidak hang dilakukan di sejumlah pasar tradisional baik Bahari Berkesan, Kelurahan Gamalama dan di Hypermart tersebut langsung dilakukan komonikasi dengan sejumlah pedagang.

"Sidak ini ditujukan untuk Mengantisipasi adanya Pedagang yang sengaja menaikan harga-harga bahan pokok jelang natal 2019 dan tahun baru 2020,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Alfis menegaskan, harga kebutuhan bahan pokok yang ada di pasar bahari berkesan setelah di laksanakan pengecekan masih relatif setabil begitu juga dengan harga yang ada di Hypermart Ternate.

“Harga bahan pokok yang ada di pasar tradisional (Hiegenis) dan pertokoan secara umum untuk harga masih relatif Stabil dan kita dari Polda Malut bersama dinas pangan akan selalu melaksanakan pengecekan sampai tahun baru 2020,” akunya.

Terpisah Kabid Humas Polda Malut, AKBP Adip Rojikan menghimbau untuk masyarakat Kota Ternate dan Malut pada umumnya agar sama-sama memantau harga kebutuhan bahan pokok, dan apabila masyarakat menemukan atau mengetahui adanya oknum-oknum pedagang maupun pengecer yang melakukan penimbunan bahan pokok untuk segera melaporkan ke Polda Malut untuk ditindaklanjuti. 

“Kalau sampai ada yang coba-coba lakukan penindakan imam maka kita akan tindak tegas,” tegasnya mengakhiri.

ALDY/RRI-TTE

Berita Terkait