Jumat, 07 Agustus 2020 | 17:28:22 WIB

Danpusterad Apresiasi Perkembangan Therapy Ling Tien Kung Di Pusterad

Jum'at, 10 Januari 2020 | 17:20 WIB
Danpusterad Apresiasi Perkembangan Therapy Ling Tien Kung Di Pusterad

(FOTO : PUSTERAD/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Bertempat di Lapangan Upacara Mapusterad, Jalan Raya Setu Cipayung No. 27 Jakarta Timur (Jaktim), Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) Mayjen TNI Arif Rahman, M. A, menyampaikan apresiasi perkembangan therapy kesehatan Ling Tien Kung di lingkungan Markas Pusterad (Mapusterad), yang ditandai dengan penyerahan plakat dan beberapa kenang-kenangan kepada Bapak. Abdul Gani selaku Instruktur Ling Tien Kung wilayah Jaktim, Jumat (10/1/20) usai pelaksanaan senam Ling Tien Kung (LTK).

Komandan Pusterad (Danpusterad) Mayjen TNI Arif Rahman, M.A yang sebelumnya menjabat sebagai Panglima Kodam V/Brawijaya, telah terlebih dahulu mencanangkan senam Ling Tien Kung tersebut di lingkungan Makodam V/Brawijaya Surabaya, Jawa Timur (Jatim) sebagai asal usul berkembangnya Therapy Ling Tien Kung sekaligus pusatnya di Indonesia dan telah merasakan manfaatnya sehingga di Mapusterad pun digalakkan therapy ini bahkan sebelum Mabes TNI mencanangkannya.

Danpusterad dalam sambutannya mengatakan, gerakan Therapy Ling Tien Kung ini adalah gerakan yang sangat rileks namun harus dilakukan dengan benar agar membawa manfaat bagi tubuh kita.

Menurutnya, Therapy Ling Tien Kung ini juga tidak berdiri sendiri namun juga harus diimbangi dengan pola makan yang sehat, istrahat cukup, dan pikiran yang bersih dan gembira.

“Tanpa itu, gerakan ini hanya buang energi, menghabiskan waktu percuma. Sesuai petunjuk Bapak Kasad, kita diwajibkan berolah raga setiap hari minimal satu jam, agar kegiatan ini juga tetap dilanjutkan saja untuk memelihara kebugaran tubuh yang pada gilirannya akan meningkatkan semangat kerja,” terang Mayjen TNI Arif Rahman.

Ketua/Koordinator Ling Tien Kung wilayah Jabodetabek, Gani Notowijoyo didampingi Yoppy Yudianto selaku instruktur, yang menerima kenang-kenangan dari Danpusterad tersebut, menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya seraya kembali menjelaskan filosofi dari senam therapy LTK ini.

Gani mengungkapkan, ditemukannya senam therapi LTK ini, berawal dari pemikiran seorang mantan atlet nasional cabang marathon dan lompat jauh bernama Awik Wijaya. karena dalam tubuh manusia terdapat energi yang dapat self hiling  (pengobatan sendiri).

LTK sendiri kata Gani, artinya Ling = Nol, Tien = Titik, Kung = Ilmu (Ilmu Titik Nol), yang gerakannya memiliki 5 tahapan, yaitu : Pemanasa, Cas Aqi (Empot-empot anus), menata ulang organ tubuh, Gerakan titik nol dan Pengendapan (Pernafasan).       

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Komandan (Wadan) Pusterad Brigjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A., Sekretaris Pusterad Kolonel Inf Veri Sudijanto, S.I.P.,M.Si., Ir Pusterad Kolonel Czi Lalu Rudi Irham Srigede, S.T.,M.Si, para Staf Ahli, Para Direktur jajaran Pusterad, Dansatintelter Kolonel Inf I Made Riawan, S. Psi., beserta seluruh anggota Pusterad. (ARMAN R)

Berita Terkait