Rabu, 12 Agustus 2020 | 17:32:37 WIB

Wamenhan Menerima Courtesy Call Duta Besar RI Untuk Ekuador

Selasa, 14 Januari 2020 | 19:37 WIB
Wamenhan Menerima Courtesy Call Duta Besar RI Untuk Ekuador

(FOTO : HUMASKEMHAN/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Republik Indonesia (RI) Sakti Wahyu Trenggono menerima Courtesy Call Duta Besar RI untuk Ekuador Ibu Diennaryati Tjokrosuprihatono, di Ruang Tamu Wamenhan RI, Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta, Senin (13/1).

Wamenhan dalam sambutannya menyampaikan, meskipun Indonesia dan Ekuador belum memiliki perjanjian kerja sama pertahanan, pada 25 April 2017 lalu telah ditandatangani Nota Kesepahaman atau MoU kerjasama antara IPTN Nort America (PT INA), subsidiary PT Dirgantara Indonesia dengan Emetricplus S.A, sebuah perusahaan Ekuador.

Penandatanganan MoU kerja sama dilakukan di KBRI Quito oleh Direktur PT INA dan Presiden Emetricplus dengan disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Ekuador Ibu Diennaryati Tjokrosuprihartono dan Konsul Kehormatan Indonesia di Guayaquil, Marcelo Lopez.

PT INA telah sepakat untuk menjadikan Emetricplus sebagai representasinya di Ekuador dalam hal penjualan pesawat tipe CN235, CN212i dan CN 291, penjualan spare part, evaluasi dan pemeliharaan, pemeriksaan dan diagnosa pesawat.

Menurut Wamenhan, penandatanganan MoU tersebut dimungkinkan karena dalam proses pengadaan atau jual beli memang tidak selalu harus didahului dengan proses kerjasama kedua negara. Hal ini juga dilakukan Indonesia pada pembelian Alpalhankam dari negara lain tanpa harus didasari dengan perjanjian kerjasama.

“Indonesia menjalin kerjasama dengan negara-negara di berbagai kawasan termasuk Amerika Selatan dhi, Ekuador adalah dalam upaya menjaga kedaulatan negara serta berperan aktif dalam mewujudkan terciptanya stabilitas dan perdamaian dunia,” terang Sakti Wahyu Trenggono.

Wamenhan juga mengharapkan, agar kunjungan ini dapat membantu Kementerian Pertahanan RI dalam mempererat kerja sama bilateral dalam bidang pertahanan antara Indonesia dengan Ekuador. (ARMAN R)

Berita Terkait