Kamis, 27 Februari 2020 | 10:45:28 WIB

Industri Pertahanan Dalam Negeri Gelar Pameran Alutsista Pada Rapim Kemhan, TNI dan Polri 2020

Jum'at, 24 Januari 2020 | 19:15 WIB
Industri Pertahanan Dalam Negeri Gelar Pameran Alutsista Pada Rapim Kemhan, TNI dan Polri 2020

(FOTO : HUMASKEMHAN/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Sejumlah perusahaan industri pertahanan dalam negeri turut serta menggelar pameran produk – produk Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) pada rangkaian penyelenggaraan kegiatan Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan (Rapim Kemhan), TNI dan Polri Tahun 2020, yang dilaksanakan di kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta, Kamis (23/1).

Pameran ikuti sejumlah perusahaan industri pertahanan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), diantaranya PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, PT PAL Indonesia dan PT Len Industri.

Selain itu, beberapa perusahaan industri pertahanan swasta nasional yang tergabung dalam Perkumpulan Industri Pertahanan Swasta Nasional (Pinhantanas) juga turut serta dalam pameran tersebut.

Pada pameran yang digelar untuk pertama kalinya dalam kegiatan Rapim Kemhan, TNI dan Polri ini dipamerkan sejumlah Alutsista hasil buatan dalam negeri mulai dari pesawat, kapal dan kendaraan tempur, misil, senjata, alat komunikasi, drone hingga pakaian prajurit.

Presiden Joko Widodo yang hadir memberikan pengarahan kepada peserta Rapim Kemhan TNI dan Polri Tahun 2020, dengan didampingi Menhan Prabowo Subianto juga bekesempatan berkeliling meninjau pameran tersebut.

Dalam pameran ini, yang cukup menarik perhatian para Peserta Rapim dan tamu undangan adalah prototipe pesawat tanpa awak atau Pesawat Udara Nirawak (PUNA) jenis Medium Altitude Long Abdurance (MALE) yang dipamerkan, di Lapangan Bhineka Tunggal Ika, Depan Gedung Urip Sumoharjo, Kemhan.

Prototipe PUNA MALE merupakan pesawat tanpa awak hasil penelitian dan pengembangan dalam negeri yang diinisiasi oleh Badan Litbang Kementerian Pertahanan pada 2015.

Dalam pengembangan PUNA MALE tersebut, Kemhan bekerjasama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU), BPPT, ITB, PT Dirgantara Indonesia, PT LEN Industri dan Lapan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama pembentukan Konsorsium Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA). (ARMAN R)

Berita Terkait