Rabu, 26 Februari 2020 | 07:04:52 WIB

Prajurit Yonkes 2 Mar Tangani Korban Patah Tulang Tertutup

Sabtu, 25 Januari 2020 | 08:18 WIB
Prajurit Yonkes 2 Mar Tangani Korban Patah Tulang Tertutup

(Foto: Menbanpur 2 Marinir/Lindo)

MALANG SELATAN, LINDO - Dalam meningkatkan kemampuan dasar perorangan dan kesiapan dalam memberikan dukungan kesehatan baik saat operasi maupun latihan, Komandan Batalyon Kesehatan (Danyonkes 2 Mar) Mayor Laut (K) dr. Abdul Haris, Sp.BS., M.Tr.Opsla memberi materi Latihan Perorangan Kesenjataan (LPK.) di Pusat Latihan Tempur Marinir 4 (Puslatpurmar 4) Purboyo, Malang Selatan, Rabu (22/01/2020).

Pada materi latihan para peserta melaksanakan praktek menangani pasien patah tulang tertutup dan terbuka yakni antara lain mengembalikan ruas-ruas tulang yang patah ke posisi semula (Reposisi), membuat ruas-ruas tulang tidak bergerak (Fiksasi/Immobilisasi) dan pemulihan fungsi tulang yang mengalami patah (Rehabilitasi).

Selanjutnya untuk penanganan korban patah tulang tertutup peserta diajari tiga tahap yang pertama dilakukan pembidaian, memberi obat antibiotika dan analgetika, yang kedua segera dievakuasi ke pos kesehatan terdekat untuk Reposisi dan pemasangan Gipsum.

Yang ketiga dilakukan Resusitasi, hentikan pendarahan, tidak memasukkan kembali bagian tulang yang menembus kulit, menutup bagian tulang yang menembus kulit dengan kasa steril, merawat luka, memasang bidai sesuai lokasi patah tulang, memberikan Antibiotika dan Analgetika dan segera evakuasi korban untuk Debridement maksimal enam jam setelah kejadian .

Pada kesempatan ini Pasiops Yonkes 2 Mar Mayor Laut (K) Zarkoni selaku penasehat latihan mengatakan maksud diselenggarakannya latihan kesehatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang penanganan korban dalam skala cukup besar dan segera dalam rangka dukungan kesehatan pada operasi militer terutama dalam hal komunikasi dan koordinasi antar unsur penanggulangan bencana.

Sedangkan tujuannya adalah agar prajurit Yonkes 2 Mar mampu menyelenggarakan kegiatan dukungan dan pelayanan kesehatan pada setiap kegiatan operasi dan latihan secara efektif, efisien dan terpadu dengan hasil yang optimal.

Yosafat RH/Menbanpur 2 Marinir

Berita Terkait