Kamis, 02 April 2020 | 02:59:02 WIB

Seleksi CPNS, Kemnaker Jaring ASN Milenial

Kamis, 30 Januari 2020 | 20:33 WIB
Seleksi CPNS, Kemnaker Jaring ASN Milenial

(FOTO : HUMASNAKER/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berharap seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kemnaker mampu menjaring Aparatur Sipil Negara (ASN) dari kalangan generasi milenial. Harapannya, ide-ide baru ASN milenial mampu membawa perubahan yang lebih baik bagi kinerja dan capaian kerja Kemnaker di masa depan.

"Kita inginkan ASN yang benar-benar milenial, yang benar-benar menjalankan tugasnya sebagai ASN," kata Kepala Biro (Karo) Organisasi dan Sumber Daya Manusia (OSDM) Aparatur Kemnaker, Helmiaty Basri, saat menghadiri pembukaan SKD CPNS Kemnaker, di Kantor Regional VI BKN Medan, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (30/1/20).

Karo OSDM menilai, generasi milenial merupakan generasi yang kreatif, terbuka, dan suka mengeksplorasi diri. Karakteristik tersebut dinilainya sangat dibutuhkan ASN masa depan untuk mendorong perubahan birokrasi ke arah yang lebih baik.

Meskipun generasi milenial menjadi bidikan ASN ke depan, ia menegaskan, generasi milenial yang ia maksud, tetaplah harus tertib dan taat peraturan. Sebagai contoh, peserta seleksi CPNS hari ini yang mengenakan pakaian dan atribut kekinian tidak sesuai tata tertib CPNS, tidak diizinkan untuk mengikuti tes.

Dengan begitu, ia berharap, mereka yang nantinya lolos seleksi dapat menjadi ASN yang membawa Kemnaker menjadi Kementerian yang go international.

"Harapannya mereka dapat membawa Kemnaker menjadi salah satu kementerian yang bisa diandalkan, ASN yang membawa Kemnaker menjadi kementerian go internasional," harapnya.

Helmiaty pun mengingatkan, peserta CPNS Kemnaker di regional lain untuk terus belajar dan menyiapkan diri dengan baik. Karena saat ini seleksi CPNS sudah berbasis komputer dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Sistem ini menurutnya, menjadikan seleksi CPNS lebih transparan dan akuntabel. "Nanti CPNS ini akan kita pilih berdasarkan skill dan kompetensi yang dipunyai," ujarnya.

Helmiaty menjelaskan, penerimaan CPNS Kemnaker tahun 2019 diikuti 21.299 peserta dan meloloskan 17.622 peserta untuk mengikuti tahap tes SKD. "Tes SKD dilaksanakan di 5 lokasi, Medan, Balikpapan, Makassar, Sorong, dan Jakarta," terangnya.

Adapun seleksi SKD CPNS Kemnaker Tahun 2019, dimulai di Kantor Regional VI Medan. Proses seleksi akan berlangsung dari 30 Januari 2020 - 5 Februari 2020.

Selesksi SKD di Medan ini diikuti total 2871 peserta, di mana 6 diantaranya adalah peserta kategori difabel. Dalam pelaksanaannya, setiap hari akan dilakukan 5 sesi tes, dimana masing-masing sesi diikuti 95 orang. (ARMAN R)

Berita Terkait