Jumat, 30 Oktober 2020 | 20:51:54 WIB

Fokka Indonesia Gelar Diskusi Budaya Dan Pameran Lukisan “Aku Sampah”

Sabtu, 8 Februari 2020 | 20:37 WIB
Fokka Indonesia Gelar Diskusi Budaya Dan Pameran Lukisan “Aku Sampah”

(FOTO : ARMAN/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Forum Komunikasi Kasabua Ade (Fokka) Indonesia, yang merupakan himpunan kerukunan keluarga Bima dan Dompu yang diikat melalui etos Kasabua Ade (satukan hati), menggelar diskusi Budaya yang dirangkai dengan pameran lukisan bertema : “Aku Sampah” karya Ridwan Manantik. Acara tersebut diadakan di Gedung Balai Budaya, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/2/20).

Pelukis Ridwan Manantik dalam diskusi tersebut mengatakan, pameran lukisan ini sebagai  bentuk pertanggung jawaban karya lukisan lewat pameran, tema "Aku Sampah" yang menunjuk dirinya sampah dalam tema lukisan tersebut.

“Saya belajar melukis secara otodidak, tidak makan bangku sekolah jadi mata pencarian dan hobi dari 97. Dalam lukisan ini menuangkan kegelisahan - kegelisahan tentang sampah, karena sampah adalah persoalan, bukan masalah. Karena masalah ada di kita. Sampah awalnya dari rumah kita. Untuk itu, Saya mengajak masyarakat melalui media lukisan untuk dewasa mengenai sampah,” ungkap Ridwan Manantik

Selain Ridwan Manantik, hadir sebagai pembicara dalam diskusi tersebut, Arsad Husein  (Direktur Fokka Institut) selaku moderator, dan Ismail Fahmi seorang Pakar Digital yang membahas sampah dari perspektif digital, baik dari Media Sosial (Medsos),  Ismail juga seorang Penganalisia hoax, yang intinya menurutnya banyak sampah-sampah secara konteks digital.

Ketua Umum (Ketum) Fokka Indonesia, Uba Deo kepada Lindo disela – sela diskusi ini mengatakan, harapannya dari acara ini, tercipta kesadaran dari masyarakat mengenai sampah, tidak hanya pendekatan sosial tapi juga pendekatan budaya, sehingga merubah pola pikir masyarakat mengenai sampah.

“Untuk itu, kami sengaja mengundang mahasiswa, pelajar, aktivitas dan seniman dalam acara ini. Kami tidak berharap banyak, minimal ada perubahan dari mereka kesadaran mengenai sampah,” ujar Uba Deo.

Ia menambahkan, ada 10 lukisan bertema “Aku Sampah” yang dipamerkan. “Ridwan Manantik dalam lukisan, selalu mengambil tema yang Out The Box, seperti tema salah satunya pada acara ini,” katanya.  (ARMAN R)
 

Berita Terkait