Minggu, 05 April 2020 | 16:07:43 WIB

Ketum PP Pordasi Gelar Equestrian Champions League (ECL) 2020

Minggu, 16 Februari 2020 | 08:45 WIB
Ketum PP Pordasi Gelar Equestrian Champions League (ECL) 2020

(FOTO : PORDASI/LINDO)

JAKARTA,  LINDO - Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) Triwatty Marciano, menggelar Equestrian Champions League (ECL) 2020, di Internasional Equestrian Park Pulomas (JIEPP), Jakarta, Sabtu (15/2/20).

Ini adalah sejarah baru, sejak Triwatty resmi memimpin Pordasi. Peluncuran seri perdana ELC ini merupakan langkah besar dalam awal kepengurusannya, sebab melalui ECL ini bukan saja untuk meningkatkan prestasi dan memperkenalkan equestrian, namun juga membuat data base olahraga ketangkasan berkuda itu.

Triwatty Marciano mengungkapkan, ECL merupakan kompetisi berkesinambungan antarklub berkuda yang ada di Indonesia. Untuk tahun ini ELC akan digelar enam seri dengan 500 peserta.  “Ada lebih dari 500 peserta dari sejumlah klub berkuda bersaing untuk menjadi yang terbaik hingga Oktober mendatang. Ini adalah pembukaan seri pertama dimana Liga ini akan kami gelar sebanyak enam seri. Nantinya dari enam seri tersebut, kita akan gelar tiga seri di sini dan tiga lagi di Tangerang, di APM Equestrian Centre,” kata Triwatty.

Menurut istri dari Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman itu, pelaksanaan ELC bukan hanya untuk mengajak masyarakat lebih mengenal olahraga Equestrian. Tetapi juga untuk peningkatan prestasi. 

"Ajang ini jadi salah satu usaha PP Pordasi menyaring bibit-bibit atlet berbakat untuk equstrian yang bisa mewakili Indonesia di ajang-ajang internasional," terang Triwatty.

Menurutnya, demi mewujudkan prestasi tersebut, perlu adanya event-event secara berkala tiap tahunnya. "Saya berkolaborasi dengan pihak Adria Pratama Mulya (APM) dan Equinara, dari ajang ini Kami bakal membuat data base untuk memudahkan melihat grafik performa seluruh atlet di setiap serinya," ungkapnya.

Ia menambahkan, ajang ini memperlombakan sebanyak 15 kelas dari dua nomor disiplin, yakni dressage dan jumping. Adapun kategori yang diperlombakan, meliputi kategori Show Jumping (ketangkasan pengendalian berkuda melompati rintangan), Dressage (perpaduan estetika dan pengendalian kuda yang baik) dan Eventing (rangkaian dressage, show jummping dan cross country course).

Sementara, untuk para juara ECL 2020, baru bisa dilihat setelah keseluruhan seri digelar. "Untuk juara nantinya akan diakumulasikan berdasarkan poin yang mereka raih setiap serinya. Siapa yang memiliki poin terbanyak, dialah juaranya," jelas Triwatty. (ARMAN R) 

Berita Terkait