Jumat, 05 Juni 2020 | 20:27:43 WIB

Kejar Kode Desa, Tapal Batas Desa dan Peta Wilayah di Enam Desa Sudah Rampung

Rabu, 19 Februari 2020 | 12:32 WIB
Kejar Kode Desa, Tapal Batas Desa dan Peta Wilayah di Enam Desa Sudah Rampung

Para kepala desa dan tim kabupaten Halbar sedang berpose bersama usai pemaparan titik koordinat tapal batas di enan desa, kecamatan Jailolo Timur, kabupaten Halbar, Selasa (18/2/2020) malam. (Foto: Aldy/Lindo)

HALBAR, LINDO - Persyaratan dokumen dalam penerbitan kode desa di kecamatan Jailolo Timur dalam waktu dekat akan selesai dirampungkan dan siap disodorkan kepada Kementerian Dalam Negeri RI (Kemendagri) di Jakarta.

Demikian hal itu di jelaskan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kabupaten Halmahera Barat Bobby Jumati, saat ditemui media ini di kantor Camat Jailolo Timur, Selasa (18/2/2020) sore.

Lebih lanjut Boby menegaskan persyaratan kode desa yang di inginkan pemerintah pusat adalah peta wilayah desa, titik koordinat batas desa dan jumlah penduduk dalam desa.

"Persyaratan kode desa harus ada peta desa, tapal batas desa dan jumlah penduduknya, jika tidak ada persyaratan itu maka kode desa tidak akan diterbitkan oleh pemerintah pusat," kata Boby.

Mantan camat Jailolo Timur era Bupati Namto Hoiroba itu mengatakan kehadiran tim kabupaten di kecamatan Jailolo Timur dalam rangka menindaklanjuti instruksi Kemendagri soal syarat penerbitan kode desa di kecamatan Jailolo Timur. Oleh sebab itu, Boby meminta pada seluruh masyarakat dan pemerintah desa yang ada di kecamatan Jailolo Timur serta desa-desa yang bertetangga dengan enam desa harus bekerjasama yang baik dalam rangka membantu penerbitan kode desa di kacamatan Jailolo Timur.

"Dalam kesempatan ini saya minta seluruh pemerintah desa dan masyarakat, baik di Jailolo Timur dan Jailolo Selatan harus bisa kerjasama dalam rangka pengajuan penerbitan kode desa di kecamatan Jailolo Timur," tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Bobby berharap agar kebersamaan ini harus diwujudkan secara gotong royong demi untuk membangun kabupaten Halmahera Barat kedepan.

"Bupati Halbar ingin kita semua harus bekerjasama untuk membantu desa-desa yang ada di Jailolo Timur guna menyambut kode desa di empat desa di kecamatan Jailolo Timur. Termasuk ikut membangun daerah ini kedepan," ujarnya.

Bobby mengungkapkan kalau tidak ada hambatan maka pihaknya akan mengejar waktu untuk merampungkan persyaratan kode desa yang diminta Kemendagri.

"Kami sudah masuk dalam tahapan penyusunan persyaratan administrasi desa, mudah-mudahan dalam waktu singkat tim kabupaten dan pemerintah desa yang ada di Jailolo Timur dan Jailolo Selatan bisa bekerja lebih cepat, sehingga kami bisa rampungkan dan membawa ke Jakarta," ungkapnya.

Sememtara, soal nasib dua desa yang ada di kacamatan Jailolo Timur yang tidak di akomodir dalam pengusulan kode desa, Bobby berharap agar pemerintah desa dan seluruh masyarakatnya bisa bersabar, karena proses ini masih membutuhkan tahapan.

"Saya paham dan saya mengerti kondisi sikologis suadara-saudara yang ada di desa Dum-dum dan desa Pasir Putih. Saya minta saudara-saudaraku bersabar dan tetap semangat, karena perjuangan ini belum berakhir. Kalian tetap berikan sport dan dukungan pada kami, agar pengajuan kode desa di Dum-dum dan Pasir Putih bisa kami wujudkan," paparnya.

Sedangkan rapat antara tim kabupaten Halbar dan para pemerintah desa yang ada di Jailolo Timur, Jailolo Selatan, dan kecamatan Jailolo sedianya menyelesaikan titik koordinat batas desa di masing-masing desa yang ada di kecamtan Jailolo Timur.

Rapat dimulai dari pukul 10.30 Wit itu, sangat alot dengan hujan instrupsi dari masing-masing desa. Namun tidak ada gesekan dari desa manapun, mereka hanya menginginkan agar kesepakatan pembuatan tapal batas desa dan pembagian wikayahnya tidak ada saling bersengketa.

Sekitar pukul 21.30 Wit, rapat diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk menerima hasil peta wilayah dengan batas-batasnya. Dilanjutkan dengan berpose bersama antara tim kabupaten Halbar dan para kades serta tokoh masyarakat dari tiga kecamatan itu.

ALDY M

Berita Terkait