Sabtu, 06 Juni 2020 | 20:15:57 WIB

Seklem Seskoal Pimpin Rakor Kurikulum Pendidikan TA 2020

Kamis, 20 Februari 2020 | 12:47 WIB
Seklem Seskoal Pimpin Rakor Kurikulum Pendidikan TA 2020

(FOTO : BAGPENSESKOAL/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Sekertaris Lembaga (Seklem) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Kolonel Laut (P) Apriyani, S.H.,M.M.,M.Si.,(Han)., mewakili Komandan Seskoal Laksda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Kurikulum Pendidikan (Kurdik) Program Studi Strategi Operasi Laut Program Magister Terapan, di Ruang Rapat Utama Gedung Samadikun Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Selasa (18/2/20).

Hadir dalam acara tersebut, Kasubdis Kurdik Disdikal Kolonel Laut (KH) Drs. Mun’im Arif, M.Pd.,CHRMP., Pabandya Fasdik Ban III Dik Spersal Letkol Laut (S) Doddy P Nugroho, S.E., M.M., M.Tr. Hanla., Kasikurdikpa Subdiskurdik Disdikal Letkol Laut (KH/W) Siti Khasanah, S.Pd., M.M.,dan Para Pejabat Utama Seskoal serta para Perwira yang terkait dalam penyusunan Kurdik.

Pada kesempatan tersebut, Seklem Seskoal mengatakan, pendukung terpenting dalam pelaksanaan pendidikan adalah kurikulum pendidikan dimana Seskoal dituntut mampu menghasilkan para pemimpin yang memiliki kapasitas berpikir strategis, sehingga mampu menyelesaikan personalan dengan pendekatan lintas sektoral dan professional dilandasi oleh identitas, integritas dan nasionalisme yang merupakan jati diri Seskoal yang mengakar kuat.

Selama ini menurutnya,Kurikulum Pendidikan (Kurdik) Seskoal disusun dengan mengacu pada perkembangan lingkungan yang strategis, Blue Print Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menuju MEF Tahun Anggaran (TA) 2010 sampai dengan 2024, sehingga dapat mewujudkan visi TNI AL yang handal dan disegani.

“Rakor Pembahasan Kurdik Program Studi Strategi Operasi Laut Program Magister Terapan, bertujuan untuk menyusun materi pelajaran Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoal, juga menambah sekaligus melengkapi materi yang perlu disempurnakan, hal ini dimaksudkan agar materi yang sudah tidak sesuai dengan tututan ilmu pengetahuan dapat diperbaharui sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini,” jelas Kolonel Laut (P) Apriyani. (ARMAN R)

Berita Terkait