Kamis, 09 April 2020 | 13:55:56 WIB

Kemhan Dan Undersecretary For Finance and Material DoD Philipines Tandatangani MoU

Jum'at, 28 Februari 2020 | 10:30 WIB
Kemhan Dan Undersecretary For Finance and Material DoD Philipines Tandatangani MoU

(FOTO : HUMASKEMHAN/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Indonesia dan Filipina menyepakati kerjasama dibidang logistik dan industri pertahanan yang ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding on Logistics and Defence Industry Cooperation Between The Goverment of The Republic of Indonesia and The Goverment of The Republic of Philippines.

Nota Kesepahaman atau MoU tersebut, ditandatangani oleh Direktur Jenderal Potensi Pertahanan ( Dirjen Pothan) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) Prof. Dr. Ir. Bondan Tiara Sofyan, M.Si., bersama dengan Undersecretary for Finance and Material, Departement of National Defense of Philippines Air Marshal (Ret) Raymundo DV Elefante, di kantor Kemhan, Jakarta, Kamis (27/2).

Hadir pada acara penandatanganan MoU tersebut, sejumlah pejabat di lingkungan Kemhan. Selain itu tampak pula Dirut PT Pindad Abraham Mose dan Dirut PT Pal Indonesia Budiman Saleh. Sedangkan dari pihak Filipina antara lain hadir Dubes Filipina untuk Indonesia dan Atase Pertahanan Filipina di Jakarta.

“Ini adalah MoU mengenai logistik dan kerja sama industri pertahanan, sebagai payung hukum kerjasama kedua negara terkait industri pertahanan khususnya. Jadi untuk procurement, kemudian untuk transfer of technology dan kemudian exchange material khususnya terkait industri pertahanan,” ungkap Bondan Tiara Sofyan.

Dengan kesepakatan ini lanjutnya, Indonesia berharap dapat mendukung pengadaan peralatan pertahanan yang dilakukan oleh Departemen Pertahanan Filipina terhadap produk – produk industri pertahanan Indonesia.

Menurutnya, Indonesia ingin dapat menyuplai kebutuhan material peralatan pertahanan Filipina yang sebelumnya telah berjalan baik. Filipina sudah membeli produk – produk industri pertahanan Indonesia, diantara Kapal SSV buatan PT PAL Indonesia, dan juga membeli produk Pesawat dari PT Dirgatara Indonesia.

“Dengan pendantanganan MoU ini, maka diharapkan PT Pindad (Persero) dan juga perusahaan industri pertahanan lainnya turut dapat mencoba menawarkan produk -produknya ke Filipina,” harap Dirjen Pothan Kemhan RI.

Sementara itu, Undersecretary for Finance and Material, Departement of National Defense of Philippines Air Marshal (Ret) Raymundo DV Elefante mengatakan, sebagai dua negara yang bertetangga selama ini hubungan kerjasama Indonesia dan Filipina, khususnya dibidang pertahanan telah terjalin baik .

Dengan ditandatanganinya MoU kerjasama logistik dan industri pertahanan ini, diharapkan akan menjadi awal yang baik bagi peningkatan kerjasama kedua negara khususnya di bidang industri pertahanan. “Bagian utama dalam kesepakatan ini adalah adalah kerja sama di bidang logistik, dimana akan ada pembelian logistik melalui kerjasama Government to Government (G to G),” jelasnya. (ARMAN R)

Berita Terkait