Rabu, 08 Juli 2020 | 08:34:50 WIB

Bersama Dinsos, Bupati Sula Salurkan Bansos di 6 Desa Kecamatan Sulbar

Jum'at, 3 April 2020 | 11:42 WIB
Bersama Dinsos, Bupati Sula Salurkan Bansos di 6 Desa Kecamatan Sulbar

(Foto: Imelda/Lindo)

SANANA, LINDO - Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Hendrata Thes dan Sekritaris Daerah (Sekda) Syafrudin Sapsuha bersama-sama dengan Kepala Dinas Sosial Rivai Apin Masuku serta pejabat pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sula, pada Kamis (03/04/2020) turun di 6 Desa di Kecamatan Sulabesi Barat (Sulbar) dalam rangka menyalurkan program sembako 2020, Bantuan Sosial (Bansos) Kerjasama Kementrian Sosial RI dan Dinas Sosial Kepsul.

Desa yang tersalur Bansos, program sembako 2020 adalah Desa Partina, Desa Nahi, Desa Kabau Darat, Desa Kabau Laut dan Desa Wa Ina dengan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 212 keluarga.

Kehadiran Bupati Sula Hendrata Thes kali ini sekaligus melakukan sosialisasi pencegahan penularan Virus Corona atau COVID-19 dan melihat 'kesiagaan' pemerintah Desa se-Kecamatan Sulbar dalam mengantisipasi COVID-19.

Distribusi batuan pangan atau bantuan sosial (Bansos), program sembako 2020 ini sebelumnya juga sudah dilakukan sosialisasi oleh tim dari Dinas Sosial serta pendamping KPM tingkat kecamatan terkait situasi wabah Corona yang melanda dunia termasuk Indonesia.

Dalam keterangannya Bupati Kepsul Hendrata Thes mengatakan kondisi saat ini harus dilakukan pencegahan Corona di setiap pintu masuk terutama di desa ini, harus ada media cuci tangan.

"Kondisi sekarang yang bisa kita lakukan adalah pencegahan, saya tadi melihat sudah berjalan baik, ada juga Posko pencegahan Corona di tiap pintu masuk Desa, dan ada media cuci tangan," katanya.

Bupati juga menyoroti soal ekonomi secara nasional, menurutnya Indonesia sangat mengalami guncangan yang hebat, untuk itu ia berharap masyarakat bisa dengan bijak memanfaatkan bantuan yang diberikan oleh pemerintah.

"Akibat dari hal ini semua ekonomi secara nasional mengalami guncangan, untuk itu saya berharap masyarakat bisa dengan bijak memanfaatkan bantuan ini," ucap Hendrata Thes.

Hendrata juga menegaskan agar bantuan yang ada harus tepat sasaran, tidak ada politisasi, serta pihak-pihak yang memanfaatkan.

Untuk itu Bupati memerintahkan Kepada Kepala Dinas, Kades, Babinkamtibmas agar bisa memperhatikan bahwa bantuan ini untuk keluarga yang berhak mendapatkan, jika tidak berhak baiknya dibatalkan.

"Yang belum mendapatkan bantuan ini saya berharap agar ada validasi dan perbaikan data, saya selaku pemerintah daerah juga sudah berupaya menggalang bantuan dari seluruh pihak secara kemanusian, untuk juga bisa membantu, walau mungkin jumlahnya tidak sebanyak yang ada sekarang, namun kita akan terus berusaha," ujar Bupati.

Dalam kesempatan itu, bupati juga menegaskan bahwa bantuan ini bukan bermaksud untuk memanjakan masyarakat, namun dikhususkan kepada mereka yang berhak untuk meringan beban yang ada serta melihat situasi yang berkembang akibat COVID-19 saat ini, Bupati Kepsul berharap keadaan ini bisa segera berlalu dan cepat membaik.

Sementara itu diketahui bantuan pangan yang diterima KPM berupa, 28 Kg Beras, 19 Butir Telur dan 2 Kg Kacang Hijau.

Kadis Sosial Rivai Apin Masuku kepada awak media juga mengatakan, sosialisasi sebelumnya dilakukan agar KPM memperhatikan tips saat transaksi atau pengambilan program sembako ini, diantaranya dengan mencuci tangan, tidak berjabat tangan atau bersalaman serta menjaga jarak.

"Pendistribusian bantuan pangan, kita lakukan dengan tetap memperhatikan anjuran pencegahan Corona, sebelumnya juga sudah kita sosialisasikan," ujar Kadis Rivai Apin Masuku.

Dari pantauan media ini disetiap desa, Bupati dan tim dari Dinas Sosial penyalur bansos program sembako 2020 di terima oleh Kepala Desa, para aparatur Desa, Babinkamtibmas, dan Kapolsek Sulabesi Barat. Selain itu juga mendapatkan apresiasi yang baik dari masyarakat.

IMEL

Berita Terkait