Selasa, 07 Juli 2020 | 07:02:19 WIB

Ketahanan Pangan, Danmenbanpur 2 Marinir Pimpin Langsung Prajuritnya Ubah Lahan Tidur Jadi Produktif

Sabtu, 4 April 2020 | 18:02 WIB
Ketahanan Pangan, Danmenbanpur 2 Marinir Pimpin Langsung Prajuritnya Ubah Lahan Tidur Jadi Produktif

(FOTO : DISPENKORMAR/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Ditengah-tengah kewaspadaan akibat merebaknya wabah penyakit mematikan yang diakibatkan oleh Virus Corona (Covid-19), tidak membuat Prajurit Resimen Bantuan Tempur 2 Marinir (Menbanpur 2 Mar) sebagai salah satu pasukan tempur andalan Korps Marinir lantas berdiam diri. Banyak kegiatan produktif yang dikerjakan, salah satunya sesuai anjuran pemerintah adalah meningkatkan ketahanan pangan.

Mencermati hal tersebut, Komandan Resimen Bantuan Tempur (Menbanpur 2 Mar) Kolonel Marinir Citro Subono, memimpin langsung prajuritnya dan didukung alat berat, seperti escavator untuk memanfaatkan lahan-lahan tidur yang berada di Kesatrian Marinir Soetedi Senaputra, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Jumat (3/4/20).

Hal ini dilakukan, untuk membuka, mengolah dan menanami lahan tersebut dengan menanam berbagai tanaman palawija seperti jagung, singkong, ubi dan talas serta budidaya ikan air tawar antara lain ikan Lele.

Komandan Menbanpur 2 Mar (Danmenbanpur 2 Mar) Kolonel Marinir Citro Subono menyampaikan, dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, sanitizer maupun social dan physical distancing, para prajurit Menbanpur 2 Mar mengubah lahan tidur menjadi lahan untuk penanaman tanaman maupun kolam ikan lele. 

Menurutnya, kolam ikan lele yang dikerjakan tersebut sangat praktis karena menggunakan terpal kolam Bioflok. Selain praktis, juga dapat diatur dan dimanfaatkan pembuangan air limbah bau tidak enak yang mengandung banyak Nitrogen dan Pospor sebagai pupuk tanaman sayuran seperti cabai, tomat, bayam, kangkung dan selada yang ditanam di sekitar kolam ikan. Keuntungannya antara lain, sayuran tersebut akan lebih hijau, segar, awet, dan tidak mudah menguning serta menjadi lebih sehat karena bersifat organik.

"Kegiatan ini, selain untuk merumuskan kebijakan pemerintah dalam rangka penyelenggaraan ketahanan pangan, juga harus dapat memberikan output yang dapat mengarah pada suatu pemantapan ketersediaan pangan berbasis kemandirian, peningkatan kemudahan dan kemampuan mengakses pangan. Kegiatan ini dapat menjadi percontohan bagi kegiatan lain yang serupa dan hasilnya dapat dikonsumsi oleh prajurit kita," jelas Kolonel Marinir Citro Subono. (ARMAN R)

Berita Terkait