Jumat, 05 Juni 2020 | 15:37:17 WIB

Kasus COVID 19 - Gugus Tugas Lansir ODP di Malut Capai 348 orang

Senin, 6 April 2020 | 07:17 WIB
Kasus COVID 19 - Gugus Tugas Lansir ODP di Malut Capai 348 orang

Salah satu pasien Covid 19 yang sembuh dari prnyakit (tengah) yang berpose bersama dengan petugas medis dari RSUD Hasan Bisoeri Ternate, Malut, Jumat (03/04/2020). (Foto: Facebook/Lindo)

TERNATE, LINDO - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Maluku Utara (Malut) menyatakan, berdasarkan hasil pengolahan data dan informasi Dinas Kesehatan setempat melalui 10 kabupaten/kota dan KKP Kelas III Ternate tercatat Orang Dalam Pengawasan (ODP) mencapai 348 orang.

"Untuk kasus ODP terjadi penambahan sebanyak 15 orang baru ditemukan saat tim melakukan pemantaua di pintu masuk daerah," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Malut, dr Rosita Alkatiri melalui siaran pers yang AntaraNews, Minggu (05/04/2020).

Menurut dia, jumlah kasus ODP terbanyak berasal dari Kabupaten Halmahera Selatan yakni 94 orang, Halmahera Utara 69 orang, Tidore Kepulauan 46 orang, Halmahera Timur 44 orang, Kota Ternate 32 orang, Pulau Morotai 23 orang, Halmahera Barat 18 orang, Kepulauan Sula 12 orang, Halmahera Tengah 10 orang dan Kepulauan Taliabu tiga orang.

Orang Tanpa Gejala (OTG) terjadi penambahan sebanyak lima orang dari Kota Ternate berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi.

Sedangkan, kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada peningkatan menjadi tujuh orang, di mana PDP yang baru dari Kabupaten Halmahera Utara yang dirujuk ke RSUD Chasan Boesoerie Ternate.

"Bahkan, untuk kasus PDP sementara menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Chasan Boesoerie Ternate sebanyak tujuh orang dan satu orang kasus terkonfirmasi positif COVID-19.

Dia mengemukakan,  sebelumnya pasien terkonfirmasi positif COVID-19 menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Chasan Bosoirie Ternate melalui hasil pemeriksaan pertama dinyatakan negatif.

"Memang, sesuai hasil pemeriksaan pertama pasien terkonfirmasi positif COVID-19 telah diterima oleh tim gugus tugas dan hasilnya negatif, namun masih menunggu hasil pemeriksaan kedua yang saat ini telah dikirim ke Litbang Kemenkes," kata dr Rosita.

Sebab, sesuai SOP, pasien positif terkonfirmasi COVID-19 harusnya melalui pemeriksaan swab sebanyak dua kali guna memastikan tubuhnya apa terbebas dari wabah COVID-19 apa tidak dan jika hasil tes untuk kedua kalinya jika hasilnya tetap negative, maka pasien yang saat ini tengah menjalani isolasi di RSUD Chasan Boesoerie Ternate bisa dipulangkan.

ANT/AD

Berita Terkait