Sabtu, 06 Juni 2020 | 08:24:19 WIB

BLT-DD Desa Talaga Tidak Cair Warga Boikot Kantor Camat

Jum'at, 22 Mei 2020 | 22:17 WIB
BLT-DD Desa Talaga Tidak Cair Warga Boikot Kantor Camat

Masyarakat penerima BLT-DD Desa Talaga melakukan aksi pemboikotan Kantor Camat Ibu Selatan, pada Jumat (22/05/2020). (Foto: Ist/Lindo)

"Merasa disesalkan tindakan camat ibu selatan yang tidak melihat kondisi masyarakat yang sangat membutuhkan BLT-DD khususnya Desa muslim seperti Desa Talaga yang tinggal satu hari memasuki hari Raya Idul Fitri ini”

HALBAR, LINDO - Dana Bantau Langsung Tunai (BLT) yang sumbernya dari Dana Desa (DD) yang di peruntukan bagi masyarakat yang terdampak wabah covid-19, sedianya harus disalurkan pada masyarakat pada bulan April hingga Mei tahun 2020. Jika pemerintah tidak mau merealisasikan bantuan itu maka resikonya masyarakat akan melakukan aksi demo pada pemerintahnya.

Seperti kasus di Desa Talaga, Kecamatan Ibu Selatan, Kabupaten Halmahera Barat. Disana warga sudah mulai muak dengan plin-plan penerintah desa maupun pemerintah kecamatan. Mereka ingin agar aparatur sipil negara seperti kepala desa dan camat benar-benar harus konsen hal ini dan mau memberikan perhatian dan menolong mereka yang selama ini tertinggal.

Dalam aksi mereka dikantor camat Ibu Selatan, mereka ingin menanyakan perihal hasil Musyawarah Desa Khusus (Musdes-sus,red) di Desa Talaga pada Camat Ibu Selatan. Tapi kedatangan mereka tidak di indahkan oleh sang camat sehingga masyarakatnya mengamuk.

Sang camat, Nixon Doru, dituduh telah mengganjal dan tidak mau menindak lanjuti hasil Musyawarah Desa Khusus yang ada di Desa Talaga. Mereka sangat menyesalkan tindakan camat Ibu Selatan yang tidak melihat kondisi masyarakat yang sangat membutuhkan BLT-DD khususnya di Desa Muslim seperti Desa Talaga.

“Awalnya kita masyarakat menyalahkan kepala desa kemudian masyarakat mengadu kepada BPD dan BPD langsung mengundang kepala desa dan sekretaris untuk menjelaskan soal BLT-DD yang hingga kini belum tersalurkan. Pengakuan Kades dan sekdes, mereka sudah berikan hasil musyawarah khusus penetapan nama-nama penerima BLT-DD kepada camat Ibu Selatan," kata Supriyadi salah satu tokoh masyarakat yang ada di desa itu.

Dalam kesempatan itu, Supriyadi memintah agar pejabat yang diatas setingkat camat mau mengevaluasi kinerja Camat Ibu Selatan yang sengaja memperhambat tahapan penyaluran BLT-DD dalam kondisi masyarakat yang terdampak virus corona.

“Selaku warga masyarakat penerima BLT-DD Desa Talaga, meminta Kementrian Desa, Kementerian Dalam Negeri melalui Bupati Halbar Dany Misi agar segera mengevaluasi kinerja Camat Ibu Selatan yang sengaja memperhambat tahapan penyaluran BLT-DD dalam kondisi masyarakat lagi sangat membutuhkan. Kami harap pada camat Nixon Doru secepatnya salurkan BLT-DD pada warga,” ujarnya.

Seperti diketahui, pidato Menteri desa pada tanggal 14 mei lalu bahwa masyarakat yang tidak memiliki KTP atau KK maka kepala desa bisa mengeluarkan surat keterangan Domisili setempat asalkan mereka benar-benar adalah hak menerima, bahkan PMK 50 tahun 2020 juga sangat menyederhanakan mekanisme verifikasi di tingkat kecamatan maupun kabupaten bagi penerima BLT-DD.

Terkait dengan hal itu, Supriyadi, menuduh Camat Ibu Selatan sudah sengaja memperhambat tahapan penyaluran BLT-DD dalam kondisi masyarakat lagi sangat membutuhkan. Ia bahkan mempertanyakan sikap Nixon Doru selaku Camat Ibu Selatan yang bertentangan dengan perintah presiden.

“Saya anggap tata cara verifikasi yang dilakukan Nixon Doru selaku Camat Ibu Selatan, sengaja perhambat pencairan ini, agar uangnya dipakai buat lebaran. Ada apa ini," pungkas Supriyadi. 

YOS/AD

Berita Terkait