Sabtu, 05 Desember 2020 | 07:14:12 WIB

Pemkab Halbar Tuduh Postingan Info Orang Hilang Adalah Hoax

Jum'at, 12 Juni 2020 | 11:50 WIB
Pemkab Halbar Tuduh Postingan Info Orang Hilang Adalah Hoax

Kadis Kominfo, Kehumasan, Statistik dan Persandian halbar Chuzaemah Djauhar. (Foto: KabarDaerah/Lindo)

HALBAR, LINDO – Dinas Komunikasi, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Halmahera Barat (Habar) membantah jika Bupati Danny Missy menghilang.

Kadis Kominfo, Kehumasan, Statistik dan Persandian Pemkab Halbar Chuzaemah Djauhar kepada wartawan, Kamis (11/6/2020) menyampaikan, opini yang berkembang terkait Info orang hilang adalah informasi tidak benar, karena sebelumnya Diskominfo telah menyampaikan rilis, bahwa Bupati Danny Missy ke Jakarta atas izin dari Gubernur untuk mengurus kebutuhan penanganan Covid-19 di Halbar, misalnya APD dan kebutuhan lainnya.

”Jadi ada informasi yang berkembang melalui media sosial bahwa pak Bupati hilang itu tidak benar (hoaks) dan tentunya hal tersebut merupakan fitnah kepada keluarga besar pak bupati,” kata Chuzaemah.

Chuzaemah menambahkan meskipun Bupati Danny berada diluar daerah, tapi aktifitas melalui video conference (vidcon) dengan Gugus Tugas Covid 19 dan pimpinan SKPD tetap intens dilakukan.

"Pemerintah daerah tidak pernah anti kritik, karena kritik sifatnya membangun dan mengevaluasi kinerja pemkab adalah hal yang positif demi keberlangsungan pembangunan di daerah, namun jika membuat dan menyebarkan informasi tidak benar (hoaks) kan sama saja menyebarkan fitnah, maka itu bukan kritik, namun merupakan pembohongan public dengan alasan mengkritik, jadi harus dibedakan mana kritik dan mana menyebarkan informasi hoaks,” katanya.

Dirinya juga menghimbau kepada seluruh pengguna media sosial agar selalu menjaga dan bijak dalam bermedia sosial agar terhindar dari Undang-Undang ITE.

"Harus diketahui bahwa media sosial Facebook Grup Halmahera Barat, saat ini terpantau langsung ke Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Patroli Cyber Crime Polri dan Kemenkominfo, untuk itu saya menghimbau agar kita lebih bijak bermedsos, menggunakan internet secara cerdas kreatif dan inovatif dan anti hoaks, sehingga kita dapat terhindar dari pelanggaran UU ITE,” tandasnya.

ULE/AL

Berita Terkait