Selasa, 20 Oktober 2020 | 12:26:05 WIB

Hikmah Pandemi Covid-19, Adelle Jewellery Sukses Penjualan Online Berlian

Minggu, 21 Juni 2020 | 18:48 WIB
Hikmah Pandemi Covid-19, Adelle Jewellery Sukses Penjualan Online Berlian

CEO Adelle Jewellery, Michael Surya. (FOTO : ARMAN/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Wabah Pandemi Covid-19 membawa berkah tersendiri bagi Adelle Jewellery yang menjual koleksi Berlian. Karena banyak perusahaan yang anjlok omzet penjualannya dikarenakan disebabkan Pandemi, namun justru Adelle Jewellery mengalami peningkatan omzet penjualan yang naik beberapa kali lipat dari biasanya.

"Awalnya kami shock dengan adanya Pandemi Covid-19 ini, apalagi adanya aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sehingga tujuh store Adelle Jewellery tutup. Namun saat itulah kami melakukan tiga point penting untuk bangkit dan meningkatkan jumlah penjualan, yaitu melakukan Empati, Development terus menerus dan melakukan inovasi," kata CEO Adelle Jewellery Michael Surya kepada Lindo, di Jakarta, Jumat (19/6/20)

Langkah empati yang dilakukan Adelle Jewellery lanjutnya, yaitu empati Internal dan eksternal. Empati internal dilakukan adalah saling menjaga, dan membantu setiap tim Adelle Jewellery (AJ), dengan manajemen memberikan bantuan sembako kepada karyawan. Juga membagikan vitamin, masker dan Alat Pelindung Diri (APD) kepada Karyawan AJ supaya mereka tetap sehat dalam bekerja ditengah Pandemi Covid-19.

Untuk empati eksternal kata Michael, pihaknya mengajak seluruh customer AJ untuk bersama-sama berdonasi ke tempat ratusan tempat fasilitas kesehatan seluruh Indonesia.

"Ada customer AJ yang berprofesi dokter yang ikut mendonasi . Dimasa Pandemi ini kami tetap menjalin komunikasi dengan customer untuk mengajak hal - hal baik seperti ini," ungkap Michael.

Langkah kedua tambahnya, adalah langkah Development (pengembangan), baik development sistem maupun development untuk karyawan AJ, agar manajemen dan karyawan mendapatkan banyak pengetahuan dan selalu adanya positif thinking

"Dimasa pandemi ini banyak sekali pelatih - pelatih sukses memberikan pelatihan gratis di online Youtube. Saya telah kasih target ke karyawan untuk mengikuti program ini, sehingga kompetensi karyawan dan soft skillnya meningkat," ujar Michael.

Menurutnya, melalui pengembangan sistem ini, banyak perbaikan sistem sehingga bisa efektif dan efisien.  Banyak kegiatan - kegiatan produktif yang bisa ia tekankan ke tim, sehingga menghasilkan banyak pengetahuan baru dan strategi - strategi baru.

Ia menambahkan, langkah ketiga yang tak kalah pentingnya adalah melakukan inovasi yang membuat AJ tetap survive (bertahan), dengan AJ mempunyai tagline "Dua kali lebih besar dan tiga kali lebih bercahaya".

"Kenapa kita masih bertahan, karena kita banyak melakukan inovasi baru, yaitu melakukan penjualan perhiasan secara online. Seperti diantaranya penjualan online di Media Sosial (Medsos) Instagram. Dalam waktu satu setengah jam, hampir 15 piece barang perhiasan berlian (diamond) diatas harga Rp 10 juta kebanyakan yang terjual. Ada juga perhiasan dengan harga per piece Rp 40 juta, Rp 50 juta, sampai Rp 60 juta, yang terjual," ungkap Michael.

Menurutnya, customer bisa melihat dari    Medsos Instagram dan media lainnya, untuk menerima banyak informasi dari setiap produk dari AJ

"Ada juga ketika AJ berkolaborasi dengan Influencer Patricia Stefani, dalam waktu 2 jam, hampir 200 an piece perhiasan terjual," ujar pengusaha muda ini.

Dengan masa New Normal ini, pihaknya lebih siap, dengan tetap mempertahankann penjualan offline melalui Store/gerai yang dimiliki AJ dan juga melakukan penjualan online selama ini tidak terpikirkan oleh AJ, karena bisa menjual banyak perhiasan lewat online.

"Tentu, penjualan online ada targetnya. Kami bersyukur, penjualan berlian online kami mencapai tiga setengah lipat dari target yang kami targetkan, malah bisa lima kali lipat dari target yang ditentukan. Penjualan online kami sukses sekali," ucap Michael Surya dengan semangat.

Ia juga tidak menduga, customer atau pembeli Berlian AJ, dari penjualan secara online ini, banyak dari luar Pulau Jawa, seperti Propinsi Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Makassar,  Medan dan daerah lainnya. Disisi lain, dalam penjualan offline, AJ mempunyai 7 (Tujuh) Gerai/Store, yaitu di Surabaya, Jakarta, Bandung, dan Bekasi.  (ARMAN R)

Berita Terkait