Selasa, 20 Oktober 2020 | 13:21:58 WIB

MPC-PP Kepsul Tegaskan " Pancasila ABADI" Dan Menjadi Ideologi Bangsa.

Senin, 29 Juni 2020 | 13:09 WIB
MPC-PP Kepsul Tegaskan

Foto:Jubir MPC-PP Kepsul Pujar Armin Kailul, SH.

LINDO Sula- Pembahasan Rancangan undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) dalam masa pandemi  Covid-19, telah menjadi polemik dan protes di ibu peritiwi, Negara Kesatuan Republik Indonesia oleh beragam elemen.
Hal ini juga mendapat tanggapan serius dari Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) Kabupaten kepulauan Sula, Senin (29/06/20)


Kepada LiputanIndonesinews ketua MPC-PP Kepulauan Sula Herdiyanto Bone lewat juru bicara MPC-PP Pujar Armin Kailul. SH, mejelaskan bahwa Pembahasan RUU HIP di masa pandemik Covid-19 ini terkesan mendistorsi dan tidak efektif, sehingga kelihatan DPR RI terburu-buru mengambil inisiatif, cetus Jubir MPC-PP Kepulauan Sula.

" pembahasan rancangan RUU HIP ini adalah inisiatif dari DPR RI,  Oleh karna itu kami atas nama keluarga besar MPC-PP Kabupaten Kepulauan Sula Mengutuk Keras Dan Menolak Pembahasan RUU HIP dimasa Pandemik Covid-19,  bahkan kami mendesak agar DPR-RI segera  mencabut draf RUU HIP yang menurut kami tidak relefan", tegas Jubir.


Armin juga menyampaikan bahwa seharus nya DPR-RI bersama Pemerintah fokus pada pembahasan-pembahasa penting terkait kondisi Negara pada masa Pandemik Covid-19 dan mencari solusi atas wabah kesehatan dunia ini, bukan membahas Ideologi kita.
Bagi kami MPC-PP Kepulauan Sula PANCASILA telah selasai di bahas dan sudah menjadi ideologi kita yang tidak perlu dirubah lagi.
Pancasila bagi kami telah menetapkan dua sifat, yaitu hubungan kita dengan sang pencipta yang tergambar dalam sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, dan yang kedua adalah menyangkut hubungan individu dan makhluk sosial yang tidak dapat dipisahkan yang jelas tergambar dalam sila-sila selanjutnya yang juga merupakan suatu kesatuan yang utuh dan tak dapat dipisahkan.

" Pancasila, mono dualistis sifatnya, tidak dipisahkan satu dari yang lainnya. Selalu ada keseimbangannya. Selalu ada keserasian antara kebersamaan dan individu, dan jiwa serta semangat sosialistis religius itu bisa dikendalikan",  ucap Jubir MPC-PP Kepsul tegas.


Selanjutnya Armin juga menyampaikan kepada LiputanIndonesinews bahwa, Pandangan ini harus terdapat dimana-mana disemua kehidupan Masyarakat di Indonesia, kita mengakui bahwa Tuhan menciptakan manusia adalah Esa.
Oleh karna itu menurut Amir,  Semestinya yang difikirkan dan dipersoalkan adalah nilai-nilai dalam Pancasila, sudahkah maksimal diamalkan atau tidak, bukan sebaliknya Merubah nilai-nilain Pancasila.

"Pancasila tetap kekal dan abadi dan tidak bisa di tawar-tawar lagi bagi Ideologi kita di NKRI ini " Tegas Ketua MPC-PP Kepulauan Sula Lewat Juru bicara MPC-PP Kepulauan Sula, Pujar Armin Kailul.
(Imel)

Berita Terkait