Sabtu, 11 Juli 2020 | 04:43:16 WIB

Pasca Pemberitaan Korupsi Malik Gama, Warga Desa Lata-lata Gempar dan Geger

Senin, 29 Juni 2020 | 10:01 WIB
Pasca Pemberitaan Korupsi Malik Gama, Warga Desa Lata-lata Gempar dan Geger

Kepala Desa Lata-Lata Abdul Malik Gama. (FOTO: IST/LINDO)

HALSEL, LINDO - Pasca pemberitaan kasus korupsi kepala desa Lata-lata Abdul Malik Gama pada Jumat (26/06/2020) malam, seluruh warga masyarakat di desa Lata-lata, baik warga Lata-lata yang berada di luar daerah dan diperantauan juga ikut geger dan gempar soal pemberitaan kadesnya Malik Gama yang melakukan korupsi dana desa.

Informasi yang dihimpum media ini, seluruh warga, baik di Ternate, Manado dan Halmahera Selatan (Halsel) sudah mengetahui isi berita yang ditayangkan sejak Jumat (26/06/2020) malam. Mereka kaget dengan adanya informasi ini yang sudah menyebar kemana-mana. Bahkan pemberitaan ini juga sampai pada telinga Malik Gama dan seluruh keluarga kades Lata-lata, baik yang ada desa Lata-lata, di Labuha Bacan dan di Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Mendengar kasusnya muncul ke publik, kades Lata-lata Abdul Malik Gama yang berdomisili di Bacan, langsung bereaksi menuju desa Lata-lata, kecamatan Kasiruta Barat, guna mengkroscek keberadaan warganya yang telah membocorkan informasi korupsi pada wartawan.

Akhirnya, pada Minggu (28/06/2020) malam, sang kades Malik Gama tiba di desa Lata-lata dan langsung mengumpulkan seluruh perangkat desa guna membicarakan soal peristiwa itu.

Beberapa pengurus RT dari desa itu ditugaskan oleh sang kades untuk memanggil para sesepuh, baik toko agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda desa Lata-lata untuk menghadap kadesnya guna menjelaskan soal pelaporan kasus korupsi dirinya pada media.

Sejak Senin (29/06/2020) siang, kades Malik Gama masih mengadakan pertemuan dengan seluruh perangkat desa, perangkat BPD, dan unsur masyarakat.

Informasi yang diperoleh, Malik Gama ingin melakukan rapat itu dengan tujuan agar warga dan pemerintah desa Lata-lata mau menyepakati bahwa tiadak ada pernyataan warga soal kasus korupsi di desa Lata-lata.

Menurut informasi dari warga disana, sang kades menginginkan agar semua pemberitaan itu adalah bukan pernyataan warga. Dia ingin membalikan fakta kejadian sebenarnya bahwa tidak ada korupsi di desa itu, melainkan bahwa pemberitaan media soal korupsi itu penuh dengan rekayasa kebohongan.

Entah sampai kapan kades Lata-lata Abdul Malik Gama terus bersandiwara dalam kasusnya ini, yang jelas lambat atau cepat, kebohongan itu akan terungkap ke publik.

ALDY M

Berita Terkait