Rabu, 23 September 2020 | 23:10:51 WIB

Eddy Ganefo : Hadapi Pandemi Covid-19, Kadin Indonesia Fokus Pengembangan UMKM

Senin, 29 Juni 2020 | 17:22 WIB
Eddy Ganefo : Hadapi Pandemi Covid-19, Kadin Indonesia Fokus Pengembangan UMKM

(FOTO : SIARANINDONESIA/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Wabah Pandemi Covid19 telah meluluh lantakan berbagai sendi perkonomian dunia, tak terkecuali Indonesia. Bahkan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengkaji, bahwa 83% pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) berpotensi stop usahanya. Hal ini juga akan berdampak pada 99 juta pengangguran baru. Suatu kondisi yang sangat berbahaya kalau hal ini terjadi.

Untuk mencegah hal tersebut, ditengah berbagai kebijakan yang dihadapi, Kadin Indonesia yang selama ini fokus pada pengembangan hanya kepada UMKM, berbagai program dibuat melebihi dari biasanya.

"Selain program pengembangan yang melebihi dari biasanya, secara berkelanjutan, membantu UMKM secara detail dan teknis, juga saya telah meminta kepada segenap pengurus Kadin Indonesia, baik di tingkat Pusat, maupun daerah tingkat Propinsi, Kabupaten dan Kota, untuk membantu mempromosikan produk UMKM, melalui berbagai media, baik Media Sosial (FB, WA, IG, Twitter dan lainnya) juga melalui ecommerce dan lain-lain," kata Ketua Umum (Ketum) Kadin Indonesia Eddy Ganefo, di Jakarta, Senin (29/6/20).

Pihaknya juga lanjut Eddy, secara nyata membantu penjualan ekspor produk UMKM, bekerjasama dengan Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI), dimana pelaku UMKM yang tidak memiliki perijinan ekspor pun dibantu.

“Saya sudah meminta kepada segenap Komite Luar Negeri Kadin Indonesia untuk mencari dan membantu melakukan penjualan produk UMKM pada berbagai negara di dunia. Segenap pengurus Kadin telah bekerja melebihi kebiasaan sebelumnya, sebagai kekhawatiran akan kehancuran UMKM. Kekompakan dan kebersamaan segenap pengurus Kadin bekerja membantu UMKM secara Ikhlas, dan hasilnya Alhamdulillah banyak pelaku UMKM terbantu untuk tetap bertahan dalam kondisi saat ini," ujar Eddy Ganefo.

Pada kesempatan terpisah, Ibu Mieske salah seorang pelaku UMKM yang selama ini memproduksi dan menjual sepatu, mengalami keterpurukan, dimana produknya tidak dapat berjualan, karena sepinya permintaan.

 "Sesuai arahan Kadin, saya mencoba alih sementara usaha agar dapat bertahan, dengan memproduksi dan menjual produk kuliner yaitu Rendang Padang. Berkat bantuan pengurusa Kadin yang secara Ikhlas mempromosikan dan membeli produk Rendang kami, Alhamdulillah kami bisa bertahan dalam kondisi dimana karyawan tidak memiliki pendapatan dari produksi sepatu, namun dari hasil penjualan rendang, semua bisa bertahan,” ungkap ibu Mieske, yang selama ini menjadi UMKM binaan Kadin Indonesia.

Kadin Indonesia dibawah Ketum Eddy Ganefo, membuat berbagai terobosan ditengah Pandemi Covid-19, dengan program UMKM Naik Kelas. Program pembinaan dan konsultasi, hampir setiap hari dilakukan, dengan menggunakan salah satu aplikasi rapat.

"Sesuai arahan Presiden Bapak Jokowi, kami berjuang tidak seperti biasanya. Bahkan kami juga melakukan Rana sosial dengan berbagai program bantuan dan penciptaan suplemen pencegah Corona, yang telah teruji dan akan Grand Launching pada 2 Juli 2020. Kerjasama dengan berbagai pihak dalam rangka alih usaha sementara pelaku UMKM yg terpurukpun sudah banyak kami lakukan, antara lain dengan usaha penjualan aneka produk kelautan secara waralaba dengan modal sangat rendah bahkan modalnyapun dibantu dengan pola pinjaman," ujar Eddy.

Ketua Lembaga Pengembangan Usaha Kadin Indonesia Raden Tedy menambahkan, segenap pengurus Kadin Indonesia sangat prihatin dengan kondisi UMKM yang saat ini dominan terpuruk.

"Saya bisa merasakan apa yang dialami temen-temen UMKM. Hp dan WA (Whats App) saya terbuka 24 jam untuk temen-temen UMKM didalam konsultasi, pemecahan masalah sekaligus memotivasi UMKM agar tetap dapat yakin, bahwa kondisi ini akan segera berakhir, dan kita kerja keras agar dapat bertahan dan bahkan menjadikan momentum ini sebagai sebuah kebangkitan UMKM," ujar Raden Tedy.

Kadin tambahnya, mendengar dan melihat, masih ada organisasi usaha yang ingin menghambat berbagai program Kadin Indonesia, dengan cara berkirim surat kepada segenap Pemerintah Daerah (Pemda), pusat bahkan ke perwakilan Indonesia di luar negeri, dimana surat tersebut agar tidak mendukung apa yang kami lakukan. Sangat disayangkan, dalam kondisi Pandemi Covid19, dimana UMKM yang terpuruk sewajarnya dibantu, namun ada pihak yang ingin menghambatnya," ungkapnya.

Selayaknya, segenap insan di Indonesia bersatu, saling membantu dan menguatkan baik kepada segenap masyarakat, terkhusus lagi kepada segenap pelaku UMKM. (ARMAN R)

Berita Terkait