Selasa, 20 Oktober 2020 | 13:01:48 WIB

Danyel Sukses Kembangkan Bisnis Sepeda Online Lewat Serbasepeda.com

Selasa, 30 Juni 2020 | 15:50 WIB
Danyel Sukses Kembangkan Bisnis Sepeda Online Lewat Serbasepeda.com

Danyel. (FOTO : ARMAN/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kualitas pelayanan menjadi perhatian utama Serbasepeda.com dalam memberikan pelayanan penjualan sepeda sehingga customer tetap trust dengan kehadiran Serbasepeda.com

“Kita senjata utamanya bukan teknologi, bukan online atau marketingnya, karena bisa ditiru orang dan gampang. Yang susah adalah pelayanan. Buat saya, pelayanan kata yang mudah disebut, tapi susah dilakukan, karena dalam pelayanan, konsistensi harus dijaga terus,” kata Direktur Utama (Dirut) Serbasepeda.com, Danyel kepada Lindo baru-baru ini.

Dari kualitas pelayanan penjualan sepeda inilah lanjut Danyel, Serbasepeda.com tidak mengenal lelah dalam membuat inovasi – inovasi pelayanan, mulai proses pembelian secara online maupun offline, sampai dengan pelayanan After Sales (Purna Jual) sepeda.

Pihaknya kata Danyel, sudah menerapkan pelayanan After Sales, dengan menanyakan ke customer untuk memastikan sepeda yang telah dibeli, tidak masalah walaupun customer tidak bertanya.

“Takutnya ada komplain tapi konsumen tidak ngomong. Makanya dalam After Sales ini, ada jasa service sepeda gratis seumur hidup. Pelayanan ini kami berikan dari awal berdiri toko sepeda,” terang Danyel.

Selain itu tambahnya, Serbasepeda.com sejak 2013 lalu melakukan penjualan sepeda secara kredit, baik online (website Serbasepeda.com)  maupun offline, dengan melakukan “Jemput Bola” mendatangi calon pembeli pada keramaian olah raga atau lewat acara pameran  

“Awalnya, pada 2013, orang baru tahu ada kredit sepeda, merasa aneh. Waktu itu kredit sepeda tidak pakai DP (uang muka), kredit sepeda Rp 1 juta dicicil Rp 120 ribu per bulan murah sekali. Apalagi kredit sepeda termasuk resiko rendah, tidak seperti kredit barang lainnya seperti handphone yang resikonya tinggi,” ungkap Danyel

Dengan berbekal kemampuan Informasi Teknologi (IT) yang ia kuasai, Danyel membuat website Serbasepeda.com pada 2013, yang waktu itu menurutnya, Toko Sepeda jarang yang punya website.

“Karena saya orang IT, saya buat website sendiri, bisa update produk sepeda. Di website Serbasepeda.com, calon pembeli bisa mengajukan kredit, kami terus menguatkan penjualan sepeda di online,” ujarnya.

 

Awal Bisnis Sepeda

Ketertarikan Danyel bisnis sepeda, saat ia masih bekerja di Astra bidang IT pada 2007 lalu. “Berawal dari teman kantor yang suka olahraga sepeda, lalu cari spare parts, upgrade, dan opsi untuk belanja spare part nggak banyak, pada 2011 lalu penjualan online tidak menonjol,  Baru mulai dengan website Toko Bagus waktu itu,” kata Danyel.

Ia melihat, di online masih ada peluang untuk sepeda. Ditambah ia bekerja sebagai IT sesuai keahliannya, Danyel mencoba untuk mencari suplier Sepeda.

Begitu ia memasang iklan penjualan sepeda merk Wim Cycle online lewat Toko Bagus waktu itu, tidak sampai 2 jam ada yang memesan sepeda, dan tidak terasa hampir setiap hari ada order sepeda ke Danyel, dengan merek waktu itu adalah Wim Cycle dan United.

Namun, karena ia berfikir harus punya stok sepeda sendiri, Danyel memutuskan kamar kostnya jadi tempat menaruh Sepeda dan ia rela tidur di lantai kamar kost dan akhirnya menyewa satu kamar lagi untuk jadi gudang sepeda.

“Karena ada peningkatan penjualan sepeda, saya lihat jalannya sudah kelihatan bisnis ini. Akhirnya pada 2012 saya buka toko sepeda di Bekasi, merekrut 2 mekanik sepeda.  Saat ini kami ada 60 karyawan, yang tersebar di empat (4) toko, yaitu di Bekasi, Tangerang, Lippo Cikarang dan di Cinere,” tutur Danyel.

Ia menambahkan, tahun 2019 terjual 13 ribu unit sepeda berbagai merk. Tahun ini bisa naik 80 persen penjualan dari 2019 lalu. (ARMAN R)

Berita Terkait