Senin, 10 Agustus 2020 | 02:49:18 WIB

Tokoh Sesepuh Desa Lata-lata Desak Abdul Malik Gama Harus Mundur dari Jabatan Kades

Kamis, 2 Juli 2020 | 10:49 WIB
Tokoh Sesepuh Desa Lata-lata Desak Abdul Malik Gama Harus Mundur dari Jabatan Kades

Warga Lata-lata yang berada di Ternate sedang membahas soal kasus korupsi Kades Lata-lata Abdul Malik Gama di Ternate, Maluku Utara. (Foto: Aldy/Lindo)

TERNATE, LINDO - Para tokoh dan sesepuh dari desa Lata-lata yang berdomisili di Kota Ternate mendesak pada kepala desa Lata-lata Abdul Malik Gama agar segera mundur dari jabatannya sebagai kepala desa.

"Hari ini, torang ada bakumpul bahas kasus Malik Gama, dalam pembahasan itu, torang semua sepakat agar Kades Lata-lata Abdul Malik Gama segera mundur dari jabatannya sebagai kepala desa," kata juru bicara tokoh sesepuh masyarakat desa Lata-lata Aldi Abbas di Ternate, Rabu (01/07/2020).

Lebih lanjut, Aldi menegaskan jika sang kades Malik bersekukuh dan tidak mau mundur dari jabatan kades, maka pihaknya akan segera menyurati bupati Halsel, dan DPRD Halsel agar segera memecat saudara Malik Gama dari jabatannya sebagai kepala desa.

"Sesuai data DD dan ADD yang beredar di masyarakat tentunya kami berkesimpulan bahwa ketertinggalan pembangunan desa selama ini di Lata-lata adalah biang keroknya ada di Malik Gama. Makanya, melalui kesepakatan ini, kami minta kepada Bupati dan Dewan Halsel agar segera memecat Malik Gama dari jabatannya. Kami ingin sekali desa itu ada perubahan dan ada kemajuan, makanya kami tidak ingin desa itu dipimpin oleh orang-orang yang hatinya busuk seperti Malik Gama," tandas Aldi.

Selain itu, Aldi juga meminta pada pemerintah kabupaten Halmahera Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) kabupaten Halsel agar anggaran dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) yang saat ini memasuki pencairan tahap kedua yang ada di instusi itu, sebaiknya dikunci dulu dan jangan diberikan dulu pada kades dan pemerintah desa Lata-lata, karena anggaran itu, kata dia akan digunakan Malik Gama untuk mengurusi kasusnya.

"Saya minta pada bupati Halsel melalui dinas DPMD kabupaten Halsel bahwa dana senilai ratusan juta yang nantinya dikucurkan buat desa Lata-lata sebaiknya di pending dulu, karena desa Lata-lata saat ini sedang bermasalah dengan anggaran DD dan ADD. Pokoknya anggaran itu ditunda dulu sampai masalah ini klir," pintanya.

Sementara itu, perkembangan terkini dari desa Lata-lata, banyak sekali informasi yang beredar bahwa kroni-kroni kades Malik Gama sedang membangun opini pada masyarakat seakan-akan bahwa persoalan ini yang pertama menabuh gendang dan membunyikan kasusnya Malik Gama ke publik adalah masyarakat. Sehingga, mereka mengancam pada masyarakat, bahwa petugas dan aparat kepolisian akan turun menangkap warga yang telah membocorkan persoalan ini ke media.

"Pokoknya anda siap-siap. Siapa yang sudah membocorkan rahasia desa ini ke media maka mereka harus bertanggungjawab dihadapan polisi. Kalian akan dijemput secara paksa oleh petugas untuk di bawah ke kantor polisi," kata warga yang meniru pernyataan beberapa staf dan kaur pemerintah desa saat baru tiba dari kediamannya Malik Gama di Bacan, Halsel.

Hingga berita ini dilansir, suasana keamanan dikampung itu kondisinya aman terkendali. Warga disana hanya sibuk mengkafer informasi soal perkembangan baik utusan yang berada di Ternate maupun setuasi dalam kampungnya di desa Lata-lata.

CAKENS

Berita Terkait