Sabtu, 08 Agustus 2020 | 21:33:11 WIB

Pamen STTAL Raih Doktor Ilmu Ketahanan Dari Universitas Brawijaya

Rabu, 1 Juli 2020 | 18:34 WIB
Pamen STTAL Raih Doktor Ilmu Ketahanan Dari Universitas Brawijaya

(FOTO : PENSTTAL/LINDO)

JAKARTA, LINDO - "Strategi Pengembangan Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) dalam meningkatkan Kapabilitas dibidang Sains dan Teknologi untuk mendukung tugas TNI AL", adalah judul yang diusung dan dikupas dalam Disertasi untuk memperoleh gelar Doktor yang disampaikan oleh Letkol Laut (T) Ayip Rivai Prabowo, S.T., M.T.  (Kaprodi D3 Teknik Mesin STTAL), yang melaksanakan ujian akhir sebagai mahasiswa Program Doktor Ketahanan Nasional Pascasarjana Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur (Jatim),, yang pelaksanaannya secara daring online, di Rupat Pulau Nipa, Kampus STTAL, Jalan Bumimoro -
Morokrembangan, Surabaya, Jatim, Rabu (1/7/20).

Disertasi ini membahas dan mengupas tentang besarnya tuntutan dan tanggung jawab STTAL, untuk menjadi pusat pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) pertahanan bidang kemiliteran, kemaritiman dan keangkatanlautan, yang handal di tingkat nasional dalam mewujudkan kemandirian Alat Utama Sistim Senjata (Alutsista).

STTAL terus meningkatkan kapabilitas serta Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada dalam menjawab tuntutan tersebut. Dengan meningkatnya kapabilitas dan kualitas sumber daya manusia yang ada akan menambah beban kerja yang ada di STTAL.

Metode yang dipakai dalam analisis permasalahan penelitian ini menggunakan integrasi metode SWOT, analisis Borda dan Balance Scorecard, dimana SWOT digunakan untuk melihat faktor-faktor internal dan eksternal yang berpengaruh pada pengambilan keputusan pengembangan STTAL.

Sedangkan analisis Borda digunakan untuk menentukan prioritas strategi yang dipilih oleh para stakeholder dalam pengambilan keputusan pengembangan STTAL. 

Untuk menentukan perencanaan strategis, maka dilakukan dengan metode strategis dengan menggunakan Balance Scorecard sehingga diketahui sasaran strategis, target dan ukuran yang akan dicapai.

Sedangkan yang perlu untuk skala prioritas dan menjadi perhatian, adalah strategi (SO) 1, yaitu mengoptimalkan manajemen tata kelola organisasi, artinya STTAL harus dapat memanfaatkan tata kelola organisasi saat ini dengan kebijakan menambahkan prodi-prodi baru dan validasi organisasi untuk mencapai hasil yang maksimal dalam meningkatkan kapabilitas di bidang Sains dan Teknologi dalam rangka mendukung tugas pokok Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL).

Sebagai Tim Pengujinya Disertasi yakni : Prof. Dr. Marjono, M.Phil.,  Dr. Adi Kusumaningrum, S.H., M.Hum., dan Dr. Alfi Haris Wanto, S.AP., M.AP., MMG. serta Kolonel Laut (KH) Dr. Adi Bandono, M.Pd. yang juga menjabat sebagai Sekretaris Lembaga (Seklem) STTAL,  dalam bimbingan Promotor,  Prof. Dr. Ir. Zainal Fanani, MS., IPU. dan Ko Promotornya, yaitu Prof. Dr. Moeljadi, S.E., S.U., M.Sc. dan Dr. Drs. Tjahjanulin Domai, M.S.

Dengan semakin bertambahnya personel STTAL yang telah berhasil menyadang gelar Doktor dalam bidang pendidikan umum, tentunya hal ini sangat bermanfaat dalam membantu perkembangan kemajuan STTAL, sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi TNI AL, yang tentunya semakin dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks. (ARMAN R)

Berita Terkait