Senin, 10 Agustus 2020 | 03:02:34 WIB

Korupsi Dana Desa, Tokoh Pemuda Lata-lata Tolak Pernyataan Kades Malik Gama

Kamis, 2 Juli 2020 | 13:12 WIB
Korupsi Dana Desa, Tokoh Pemuda Lata-lata Tolak Pernyataan Kades Malik Gama

Inilah lokasi lahan kebun milik Kades Lata-lata Abdul Malik Gama di desa Marabose, kecamatan Bacan, kabupaten Halmahera Selatan. (FOTO: IST-FB/LINDO)

TERNATE, LINDO - Tokoh pemuda desa Lata-lata Sudarmin Abas mengatakan pernyataan kepala desa Abdul Malik Gama yang dilansir oleh media liputanindonssianews.com, adalaha suatu kebohongan yang ia sampaikan ke publik.

"Saya sudah baca stetmen pak kades Malik di media anda. Saya rasa apa yang dia sampaikan itu adalah kebohongan dia sebagai seorang kades kepada masyarakat. Kenapa dia tidak mau jujur soal anggaran DD dan ADD yang ia gunakan selama ini," kata Sudarmin dalam wawancara via komunikasi masangger facebook.com, Kamis (02/07/2020) pagi.

Lebih lanjut, Armin yang sering ia disapa, menegaskan terbongkarnya kasus ini berkat atas kerjasama antara warga Lata-lata dengan media nasional yang berdoisili di Jakarta. Kepala desa, kata Armin sudah tidak layak lagi sebagai pejabat kepala desa, karena yang bersangkutan sudah banyak melakukan kesalahan besar yang selama ini ia simpan.

"Andaikan warga tidak bongkar kasus ini pada wartawan maka kades Malik akan terus menyembunyikan bangke busuk itu (dana desa) dirumahnya secara rapat-rapat. Makanya, kalau kasus ini sudah mencuat jalan satu-satunya persoalan ini sebaiknya digiring ke ranah hukum, agar sang kades Malik Gama bisa mempertanggungjawab apa yang ia buat," tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Armin mengaku mendukung sepenuhnya laporan warga ke media maupun ke jalur hukum. Dia bersedia membela hak-hak warga dan membecup perjuangan warga masyarakat desa Lata-lata yang saat ini sedang menuju ke ranah hukum.

"Saya atas nama pribadi dan atas nama warga desa Lata-lata siap mendukung penuh perjuangan masyarakat dalam ke jalur hukum. Saya ingin ada kejelasan dari kasus ini apakah kades Malik berbohong atau warganya yang berbohong," tegasnya.

Ketika didesak soal kepemilikan harta yang dimiliki sang kades Malik Gama di desa Bacan, Halsel, Armin belum mau berkesimpulan soal itu. Namun ia, hanya berpesan agar kasus ini secepatnya digiring ke ranah hukum, supaya tuduhan itu bisa ada titik terang benderang.

"Kalau yang dilansir dari media anda, tentu anda punya bukti. Tapi kalau anda tanya apakah harta yang ada di Bacan itu milik kades Malik Gama, saya belum bisa berkesimpulan lain. Namun yang jelas saya punya keinginan agar kasus ini secepatnya dibawah ke jalur hukum biar semua jelas. Dan ingat kasus ini publik sudah monitor dan sudah tahu semuanya, jangan sampai mandek diperjalanan," papar Armin.

ALDY M

Berita Terkait