Jumat, 07 Agustus 2020 | 05:15:12 WIB

Kemnaker Salurkan Bantuan Program Refocusing Covid-19

Minggu, 5 Juli 2020 | 14:16 WIB
Kemnaker Salurkan Bantuan Program Refocusing Covid-19

(FOTO : HUMASNAKER/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan bantuan kepada sejumlah pesantren, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan masyarakat umum di Mojokerto, Jawa Timur.

"Bantuan ini merupakan bagian dari refocusing program dan kegiatan Kemnaker dalam menanggulangi dampak pandemi Covid-19," kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah di Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (4/7/20).

Bantuan yang diberikan, berupa program Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas untuk 10 pesantren, paket kegiatan padat karya, paket Tugas Pembantuan kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Mojokerto, bantuan alat pencegahan Covid-19 untuk 26 pesantren, paket kegiatan Tenaga Kerja Mandiri, dan bantuan inkubasi bisnis kepada 250 wirausahawan di Mojokerto.

Menaker menjelaskan, Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan seluruh Kementerian/Lembaga agar program dan kegiatan difokuskan untuk menangangani dampak pandemi Covid-19. Untuk itu, Menaker menginginkan pekerja yang terdampak Covid-19, baik di-PHK (Putus Hubungan Kerja) atau dirumahkan, dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan.

"Seluruh program yang ada di Kemnaker kami orientasikan untuk membantu teman-teman yang ter-PHK, yang dirumahkan," terang Menaker Ida.

Menurutnya, saat pandemi Covid-19 ini yang ditangani pemerintah bukan kesehatan saja namun juga sektor-sektor yang lain. Pemerintah juga melakukan pemulihan ekonomi masyarakat serta memastikan masyarakat mendapatkan social safety net.

Khusus untuk program BLK Komunitas kata Ida, program ini ditujukan untuk mempercepat peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM). Program ini menyasar komunitas-komunitas masyarakat, salah satunya lembaga pendidikan keagamaan seperti pesantren.

"Ini salah satu cara kita mendorong peningkatan kompetensi masyarakat kita. Mendorong dari yang low skill, agar memiliki kompetensi dan masuk pasar kerja atau berwirausaha," ujar menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini

Hingga tahun 2019 tambahnya, Kemnaker telah membangun 1.113 BLK Komunitas. Pada tahun 2020, Kemnaker memasang target 2000 BLK Komunitas dapat terbangun. Namun, akibat pandemi Covid-19, program ini di-refocusing hingga menjadi 1000 BLK Komunitas.

Menaker menegaskan, program-program bantuan ini tidak boleh disalahgunakan. Ia pun tak segan akan menindak siapapun yang menyalahgunakan wewenang dalam pelaksanaan program bantuan.

"Tidak boleh satu rupiah pun berkurang bantuan itu. Tidak boleh ada siapa pun yang mengatasnamakan Kemnaker meminta fee atas program ini. Jadi kalau ada oknum mengatasnamakan Kemnaker dan motong, bawa ke Polisi, kita laporkan sama-sama," tegasnya. (ARMAN R)

Berita Terkait