Jumat, 07 Agustus 2020 | 04:36:07 WIB

Update Terkini Situasi Pasca Banjir Waitina, Kerugian diperkirakan 350 Juta.

Minggu, 5 Juli 2020 | 20:11 WIB
Update Terkini Situasi Pasca Banjir Waitina, Kerugian diperkirakan 350 Juta.

Foto: Rumah warga yang terdampak banjir di Waitina.

LINDO Sula-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Kepulauan Sula, lewat kepala badan (Kaban) Penanggulangan Bencana Hendra Umabahi, melaporkan secara resmi situasi terkini kondisi desa Waitina kecamatan Mangoli Timur pasca bencana banjir yang terjadi di akhir pekan kemarin, lewat pres rilis resmi via pesan WhatsApp Grup Jurnalis Biro Kepulauan Sula, Minggu (05/07/20)

Kepada sejumlah awak media Hendra menyampaikan laporan terkini kejadian bencana banjir di desa waitina
yang terjadi pada hari sabtu 4 juli dengan Lokasi Banjir yaitu desa waitina Rt 02 dan Rt 03
 
"Kronologis Kejadian nya yaitu banjir terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi di daerah wilayah hulu curah, hujan tersebut membuat air di sungai wai senga jebol ke sisi kiri dan kanan karena tidak ada tanggul penahan banjir. Dengan ketinggian air 80 cm/1meter" ungkap Hendra.

Hendra juga menyampaikan bahwa akibat dari jebol nya sungai Wai senga membuat sejumlah wilayah terendam banjir,  termasuk rumah warga. Pada peristiwa bencana ini 
membuat 2 rumah warga semi permanen rusak berat dan 98 
rumah warga tergenang air.
 
Secara keseluruhan dampak yang terjadi  120 rumah warga terdampak akibat dari banjir dan 135 kepala keluarga di evakuasi dan yang terdata sebagai pengungsi sebanyak 50 kepala keluarga, dan kami menggunakan rumah warga dan juga gedung desa sebagai tempat pengungsian sementara bagi warga yang terdampak banjir, selain itu juga ada 3 gedung sekolah yang terendam air.

" Sejauh ini upaya yang di lakukan oleh BPBD Kepulauan Sula yaitu Peninjauan ke lokasi banjir, pembersihan rumah warga yang terdampak banjir, 
melakukan evakuasi korban banjir dan pertolongan kepada masyarakat yang terdampak", ucap Hendra. 

Selain itu juga menurut Hendra tim BPBD Kepulauan Sula yang berada di lokasi bencana suda melakukan koordinasi bersama pemerintah setempat untuk bersama gotong royong guna membersihan puing-puing kayu di sungai woi singa.

"Rencana nya esok alat berat akan di turunkan ke lokasi, jadi kalau alat berat suda ada, kami langsung kerja untuk normalisasi, tujuan nya  mengaliri air ke Waigafu sehingga air dampak arus Air yang mengalir ke Waisenga berkurang.
Normalisasi yang direncanakan Akan dilakukan esok sepanjang 3 km.
Di tempat ini yang membagi dua jalur air sungai waigafu dan Waisenga sedangkan ntuk Mangoli akan dibuat Saluran Air yang nantinya keluar di depan PLN dan normalisasi namun Mangoli kepastiannya besok setelah rapat bersama dengan masyarakat" Cetus Hendra.

Saat ditanyakan oleh awak media soal Kerugian yang diperkirakan, Kaban Penanggulangan Bencana Hendra Umabahi mengatakan bahwa untuk Waitina sekitar 350 juta dan Mangoli sekitar 150 juta

"Kepastian nya nanti torang lihat, beta belum bisa berkomentar banyak karena tim sampe sekarang masih menghitung secara pasti dan rinci, soalnya personil saat datang langsung bantu masyarakat sampe tadi siang hari torang hitung dengan kades dan dinsos jumlah kerusakan dan Lain-lain, dan yang torang data itu di 2 desa, jadi ini jangan sampe ada data yang salah" ucap Hendra kepada sejumlah awak media.

Untuk di ketahui, sampai berita ini di turunkan tidak ada korban jiwa dari peristiwa bencana banjir di desa Waitina.
(Imel)

Berita Terkait