Selasa, 04 Agustus 2020 | 21:51:33 WIB

Menaker Ida Jelaskan Informasi Soal Jumlah TKA Yang Masuk Konawe

Rabu, 8 Juli 2020 | 21:16 WIB
Menaker Ida Jelaskan Informasi Soal Jumlah TKA Yang Masuk Konawe

(FOTO : HUMASNAKER/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Menteri Ketenagkerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, menjelaskan jumlah kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang masuk ke Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Menurutnya, sekitar 500 TKA akan masuk ke Konawe dan sebanyak 5.000 tenaga kerja lokal akan terserap oleh perusahaan yang membutuhkan di sana.

"Jadi tenaga kerja (TKA-red) yang akan datang direncanakan masuk 500 orang. Dengan mereka (TKA) bisa mengoperasikan perusahaan yang dibangun, maka akan bisa menyerap 5.000 tenaga kerja lokal, bukan 5.000 TKA," ujar Menaker Ida disela-sela rapat kerja dengan Komisi IX DPR, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/7/20).

Menurutnya, sudah ada nota kesepahaman antara perusahaan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe untuk merekrut tenaga kerja lokal secara bertahap. Termasuk jumlah 500 TKA tersebut telah dikoordinasikan dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah  (Forkopimda), Pemerintah Daerah (Pemda) di Sultra dan kabupaten/kota.

"Kita tentunya harus memastikan juga kesiapan dan kondisi daerahnya. Setelah semuanya siap Rencana Penggunaan TKA (RPTKA)-nya kita akan berikan. Sekali lagi kenapa diizinkan, karena ada komitmen untuk menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 5.000 pekerja," jelas Ida.

Ia berpendapat, di masa pandemi Covid-19 ini, diharapkan banyak tenaga kerja lokal terserap di berbagai daerah. Pasalnya, jutaan pekerja telah menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan dirumahkan akibat Covid-19. "Yang paling penting, mereka (TKA) adalah skilled dengan pekerjaan tertentu dalam waktu tertentu," ungkapnya.

Menteri Ida menambahkan, kedatangan para TKA ke Konawe karena keahlian para TKA tersebut dibutuhkan oleh sejumlah perusahaan di Konawe.

Terkait hadirnya TKA bersamaan saat pengangguran di Indonesia bertambah selama pandemi, Menaker Ida menyatakan pihaknya telah meminta perusahaan untuk turut menyerap tenaga kerja lokal.

"Alasan pemerintah menyetujui masuknya TKA China tersebut karena keahliannya dibutuhkan oleh dua perusahaan yang ada di Konawe. Kita minta juga ada tenaga kerja lokal yang akan mendampingi mereka, agar terjadi transfer of knowledge. Pada akhirnya tenaga kerja lokal kita sudah bisa memahami teknologinya, maka operasional selanjutnya akan diserahkan kepada tenaga kerja lokal kita," kata menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Dalam raker yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Ansory Siregar (Fraksi PKS), Menaker Ida didampingi oleh Plt. Sekjen Kemnaker Budi Hartawan, Dirjen Binalatas Bambang Satrio Lelono, Plt. Dirjen Binapenta dan PKK,l Aris Wahyudi, Plt.Dirjen Binwasnaker dan K3 Iswandi Hari dan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto. (ARMAN R) 

Berita Terkait