Minggu, 16 Agustus 2020 | 03:05:23 WIB

Soal Ancaman Pembunuhan, Hari ini Polisi Periksa Kades Lata-lata

Senin, 20 Juli 2020 | 06:41 WIB
Soal Ancaman Pembunuhan, Hari ini Polisi Periksa Kades Lata-lata

Polisi sedang memeriksa tiga orang pelapor soal kasus ancaman pembunuhan yang dilakukan oleh kades Lata-lata Abdul Malik Gama, di Polda Maluku Utara, di Ternate. (Foto: Arnol/Lindo)

TERNATE, LINDO - Kepolisian Daerah Maluku Utara (Polda Malut) melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) telah malayangkan surat pemanggilan kepada kepala desa Lata-lata Abdul Malik Gama sebagai terlapor untuk dimintai keterangannya dalam kasus pengancaman pembunuhan pada ketiga warganya saat berada di desa Lata-lata, Kamis (2/7/2020).

Dalam surat pemanggilan itu, polisi ingin mendengar keterangan langsung oleh Kades Lata-lata soal ancaman itu. Kades diminta hadir pada Senin (20/07/2020) pagi ini.

Sementara, informasi yang beredar di warga Lata-lata yang berada dikota Ternate, mengatakan bahwa saat ini yang bersangkutan sang kepala desa Abdul Malik Gama posisinya sudah berada di kota Ternate.

Menurut rencana, sang kades Lata-lata akan berhadapan dengan lima orang penyidik untuk dimintai keterangan soal ancaman pembunuhan itu.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Iswan Hasjim sangat mendukung langka polisi untuk memeriksa kades Lata-lata yang sudah membuat kegaduhan dimata masyarakat Halsel.

"Kalau menurut saya hal ini harus di kasih pembelajaran buat kades Lata-lata, supaya kades-kades yang lain juga ikut kapok dalam membuat gerakan tambahan. Masa kamu dilaporkan soal kasus korupsi di penegak hukum, malah kamu balik ancam mau membunuh wargamu sendiri. Kades macam apa itu," tegasnya.

Sementara itu, sejumlah warga yang berada dikota Ternate dan yang berada diluar desa Lata-lata menyambut baik adanya pemeriksaan polisi pada Senin ini. Intinya mereka semua sangat mendukung langka polisi untuk memeriksa kepala desa mereka soal kasus itu.

"Jika dia kooperatif dan mau memenuhi panggilan polisi dan siap diperiksa maka itu yang diharapkan warga selama ini. Pokoknya Malik Gama harus ditindak dan harus diberikan efek jerah dimata hukum. Dimata hukum dia bukan kebal hukum jadi jangan bikin kelakuan seperti preman dari pasar ikan," tandas Edy Manuhutu dalam sebuah wawancara dengan media ini kemarin.

ALDY M

Berita Terkait