Minggu, 16 Agustus 2020 | 02:43:00 WIB

Ancam Warga Mau Bunuh, Kades Lata-Lata Diperiksa Polisi Selama 4 Jam

Selasa, 21 Juli 2020 | 16:28 WIB
Ancam Warga Mau Bunuh, Kades Lata-Lata Diperiksa Polisi Selama 4 Jam

Polisi sedang memeriksa kepala desa Lata-lata Abdul Malik Gama (kemeja kota-kotak) diruang pemeriksaan Direskrimum Polda Malut, Senin (20/07/2020). (FOTO: HASAN/LINDO)

TERNATE, LINDO – Kepala Desa Lata-lata Abdul Malik Gama diperiksa selama 4 jam oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Malut, soal kasus ancaman pembunuhan pada warganya di desa Lata-lata, pada Kamis (2/7/2020) lalu.

Dalam pemeriksaan itu, sang kades Abdul Malik Gama dicecer sejumlah pertanyaan oleh penyidik Reskrimum soal ancaman itu. Namun dalam pemeriksaannya, kades Abdul Malik Gama malah menjawab lain soal perusakan rumahnya di desa Lata-lata, kecamatan Kasiruta Barat, kabupaten Halmahera Selatan.

“Padahal dalam surat pemanggilannya, kades Lata-lata harus menjawab atau mengklarifikasi soal tuduhan ancaman pembunuhan itu. Tapi kenapa dia malah melaporkan kembali soal perusakan rumah dia. Itu namanya mempersulit dalam penyidikan,” kata Hastomo, kuasa hukum dari LBH Pemuda Pancasila Malut.

Lebih lanjut, kata dia saat pemanggilan saksi-saksi untuk mengkonfrontir soal keterangan Kades Malik Gama, dia lebih banyak berdiam diri ketimbang membantah keterangan saksi-skasi.

“Saya ingin Malik Gama jujur saja atas perbuatannya, jangan berbelit-belit dan menyangkal semua keterangan saksi-saksi. Kalau dia mempersulit saat dimintai keterangan polisi maka bisa jadi Malik Gama akan ditetapkan sebagai tersangka,” lanjutnya.

Pemeriksaan Kades Lata-lata dimulai pukul 10.00 Wit, dan berakhir hingga pukul 14.00 Wit dan dinyatakan bisa pulang ke rumahnya, dan akan dilanjutkan pemeriksaan ketika ada pembuktian baru.

Kasus ini bermula saat ketiga warganya telah melaporkan kasus korupsi soal anggaran dana desa senilai Rp1.6 miliar ke Kejaksaan Tinggi Maluku Utara. Ketiga warga yang dimaksud ialah Anis Kasubae, Niko Gama, dan Damianus Garera.

Informasi yang dihimpun oleh media ini, rencananya polisi akan turun kelokasi di desa Lata-lata untuk menyelidiki soal kasus yang berhubungan dengan pengancaman ketiga warganya yang berada di desa Lata-lata.

Sementara para saksi-saksi dari pihak pelapor saat masih berada di kota Ternate untuk menunggu pemanggilan kembali oleh penyidik kepolisian. Namun sejauh ini, belum ada penetapan tersangka oleh terlapor kades Lata-lata Abdul Malik Gama.

ALDY M

Berita Terkait