Rabu, 28 Oktober 2020 | 03:39:31 WIB

Kadin Indonesia Dukung U-Mart Sebagai Solusi Alternatif Pemasaran Produk UMKM

Rabu, 22 Juli 2020 | 09:24 WIB
Kadin Indonesia Dukung U-Mart Sebagai Solusi Alternatif Pemasaran Produk UMKM

Ketum Kadin Indonesia Eddy Ganefo. (FOTO : KANIGORO.COM/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Eddy Ganefo mendukung u-mart.co.id yang memberikan ruang untuk mempertemukan produsen sebagai supplyer dimana para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan reseller sebagai marketer adalah para pelaku industri pariwisata seperti BPW, Tour Guide, karyawan hotel, pengusaha transportasi dan lainnya.

“Saya sangat mendukung u-mart sebagai e-commerce milik dan ciptaan anak bangsa. Hal ini salah satu alternatif untuk membantu para UMKM memasarkan produknya,” ujar Eddy Ganefo, di Jakarta, Selasa (21/7/20).

Menurut Eddy, salah satu kendala pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) saat ini, bukan hanya pada kemampuan produksi, akan tetapi bagaimana UMKM juga dapat mendistribusikan produk tersebut sampai kepada konsumen.

Dengan mewabahnya Covid-19 sejak awal tahun 2020 ini, maka program distributor offline terkendala. Sementara produksi UMKM semakin banyak sehingga terjadi penumpukan di rumah produksi masing-masing.

Apalagi kata Eddy, saat pandemi Covid-19 ini sangat diperlukan e-commerce dimana para penjual dan pembeli bisa berinteraksi tanpa harus berjumpa. Dan juga yang diprioritaskan produk UMKM dalam negeri yang akan dibeli oleh rakyat indonesia. “Jadi, u-mart juga mendukung gerak Aku Bangga Produk Indonesia,” ujar Eddy Ganefo.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Sales Travel Indonesia (Asati) Syukri menyatakan, dalam membantu mendistribusikan produk-produk tersebut, DPD Asati sebagai distributor memanfaatkan seluruh kantor Kadin Indonesia.

Hal ini, menurut Syukri sehubungan dengan mewabahnya Virus Corona (Covid-19) sejak awal tahun lalu, maka program distributor offline terkendala. Sementara produksi UMKM semakin banyak sehingga terjadi penumpukan di rumah produksi masing-masing.

Di sisi lain, anggota Asati yang tersebar di 29 Provinsi betul-betul merasakan sekali dampak Pandemi ini. Karena industri pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling merasakan dampaknya bahkan sejak Pebruari 2020 sebagian besar kantor Biro Perjalanan Wisata (BPW) tutup, tidak beroperasi.

“Melihat kondisi tersebut, Kadin sebagai pembina para pelaku UMKM yang tersebar di seluruh penjuru tanah air ini dengan program UMKM Naik Kelas menggandeng Asati dalam membantu mendistribusikan produk-produk tersebut dengan memanfaatkan seluruh kantor Kadin dan DPD Asati sebagai distributor,” ujar Syukri yang juga sebagai Ketua Umum (Ketum) Asati.

Dari mereka lanjutnya, banyak juga yang beralih fungsi menjadi reseller sembako, terutama produksi pertanian, perkebunan, perikanan laut dan air tawar serta makanan olahan dan sejenisnya.

“Kondisi seperti ini menginspirasi DPP Asati bersama Kadin Indonesia melakukan terobosan di tengah pandemi Covid-19, untuk membuat warung digital bernama u-mart.co.id  dengan pola business to business (B2B),” ungkapnya.

Syukri menjelaskan, bahwasanya u-mart.co.id memberikan ruang untuk mempertemukan produsen sebagai supplyer adalah para pelaku UMKM dan reseller sebagai marketer adalah para pelaku industri pariwisata seperti BPW, Tour Guide, karyawan hotel, pengusaha transportasi dan unsur lainnya. Pola usaha yang transparan, terbuka bahkan tidak ada yang disembunyikan dibawah bendera PT. Enam Selaras Komunika.

“Satu Aplikasi untuk Seluruh pelaku UMKM sebagai supplyer dan ribuan pelaku industri Pariwisata sebagai reseller kiranya diharapkan dapat memperbesar peluang usaha,” jelas Syukri.

Menurutnya, bersama u-mart.co.id, Supplyer atau produsen, tidak perlu bingung untuk memasarkan produk dan Reseller tidak perlu susah mencari produk berkualitas terlebih lagi, Konsumen jangan bingung memilih produk terbaik dan Penjual/Supplyer atau produsen terpercaya.

Pada u-mart.co.id didapatkan referensi produk dan layanan terbaik, dari produsen yang terpercaya serta memberikan solusi pemasaran yang efektif bagi Supplyer kepada pelanggan potensial. U-mart.co.id memastikan produk yang terdaftar adalah produk-produk berkualitas dan yang telah melewati tahapan seleksi kriteria produsen.

“U-mart telah dilengkapi dengan berbagai elemen yang akan menciptakan kemudahan dalam pengaplikasiannya seperti Payment Gateway, PPOB (Payment Point Online Bank), Dompet digital, POS (Point of Sale) dan berbagai element lainnya yang akan terus mempermudah usaha kamu,” pungkas Syukri.

Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) IMO-Indonesia, Yakub F. Ismail, mengapresiasi sinergitas Kadin Indonesia bersama Asati, yang menilai terobosan tersebut merupakan hal jitu yang akan berdampak bukan hanya kepada pelaku usaha akan tetapi kepada masyarakat secara lebih luas lagi.

“Saatnya teknologi memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam lingkup usaha mikro, kecil dan menengah agar kesinambungan usaha dapat tetap berjalan dan meningkat sering pemanfaatan teknologi yang akan menjadi sebuah peluang baru bagi masyarakat secara nasional,” ujar Yakub.

Menurut Yakub, u-mart.co.id distance but still connected, menjadi sebuah atas inovasi IT dari sinergitas Kadin Indonesia bersama Asati di tengah pandemi Covid-19 ini.

Untuk itu, sebagai organisasi yang tergabung dalam Kadin Indonesia, IMO-Indonesia akan turut ambil bagian dalam publikasi serta jajaki sinergitas dengan u-mart.co.id agar dapat terintegrasi dengan seluruh DPW dan DPK yang ada tanah air.

"Hal ini tentunya sejalan dengan struktur bidang pengembangan usaha yang ada dalam IMO-Indonesia,” pungkas Yakub. (ARMAN R)

Berita Terkait