Minggu, 16 Agustus 2020 | 02:16:02 WIB

Investigasi Soal Kasus Perusakan Rumah, Polisi Diteriakan Warga "Kades Lata-lata Pembohong"

Senin, 27 Juli 2020 | 13:16 WIB
Investigasi Soal Kasus Perusakan Rumah, Polisi Diteriakan Warga

Rumah warga yang dibongkar oleh Kades Lata-lata Abdul Malik Gama. (Foto: Aldy/Lindo)

HALSEL, LINDO - Kepolisian Resort (Polres) Halmahera Selatan (Halsel) pada Senin (27/07/2020) siang, melakukan investigasi memeriksa lokasi tempat kejadian perkara (TKP) soal perusakan rumah milik Kades di desa Lata-lata, kecamatan Kasiruta Barat, kabupaten Halmahera Selatan, provinsi Maluku Utara, diwarnai aksi kericuhan yaitu warga melakukan protes terhadap polisi dan pemerintah desa.

Dalam pemeriksaan itu, polisi bersama pemerintah desa, dan warga desa Lata-lata melakukan kroscek ke lokasi yang dilaporkan oleh kades Abdul Malik Gama soal pemeriksaan lokasi perusakan rumah milik Carlos Maici di RT02 desa Lata-lata.

Namun dalam investigasi itu, polisi disambut oleh warga Lata-lata dengan teriakan "Kades Lata-lata Abdul Malik Gama Pembohong, dan Papancuri". Aksi warga itu sempat tegang, karena hampir semua warga di desa itu keluar dari rumah untuk menemui petugas yang menginvestigasi TKP. Polisi yang melihat suasana makin tegangan lalu mencoba menenangkan sebagian warga yang berteriak-teriak itu.

Warga juga melakukan protes pada kepala desa Abdul Malik Gama bahwa kadesnya telah merebut rumah dan lahan milik warga di desanya. Melihat tuduhan itu, kades hanya memilih diam dan tidak mau menjawab sepatah kata dari tuduhan itu.

Dia hanya memberikan jawaban singkat pada warga yaitu "Torang disini ada dua agama, dan semua disini satu keluarga" lalu dijawab oleh salah satu warga bernama Noku Faici bahwa andalah kedes provokator yang ada di desa ini.

Waktu investigasi polisi didesa itu selama 40 menit, mereka hanya bertanya-tanya asal muasal soal pembongkaran rumah itu. Lalu dijawab oleh warga bahwa kadeslah yang pertama yang membongkar rumah itu, sehingga warga menginginkan agar polisi benar-benar adil untuk meneliti persoalan ini. Karena semua warga yang hadir dalam pemeriksaan itu sudah memberikan hal yang sama soal kebohongan itu selama ia memimpin.

Usai melakukan investigasi dan kroscek dilapangan, jajaran kepolisian dan aparat desa langsung kembali ke Labuha, Bacan, Halsel menggunakan motor cepat jenis spet boot, melalui jalur laut.

ALDY M

Berita Terkait