Minggu, 16 Agustus 2020 | 03:42:32 WIB

Upacara Peringatan Ke-73 Hari Bakti TNI AU Di Kohanudnas

Rabu, 29 Juli 2020 | 15:33 WIB
Upacara Peringatan Ke-73 Hari Bakti TNI AU Di Kohanudnas

(FOTO : PENKOHANUDNAS/LINDO)

JAKARTA, LINDO – Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) Marsda TNI M. Khairil Lubis bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada upacara peringatan ke-73 Hari Bakti Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU), yang dilaksanakan di lapangan apel Makohanudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (29/7/20). 

Upacara dilaksanakan secara sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan, yaitu para peserta memakai masker dan jaga jarak antar peserta upacara. 

Peringatan Hari Bakti TNI AU merupakan rangkaian peristiwa yang terjadi ketika tiga pesawat mengudara dari landasan pacu Pangkalan Udara Maguwo dan menyerang pertahanan Belanda di Semarang, Salatiga dan Ambarawa.  Ketiga pesawat tersebut diawaki oleh Kadet Udara Mulyono dengan juru tembak Dulrachman, Kadet Udara Sutardjo Sigit dengan penembak udara Sutardjo, dan Kadet Udara Suharnoko Harbani dengan juru tembak Kaput.  Keberhasilan tersebut harus dibayar mahal dengan ditembak jatuhnya pesawat Dakota VT-CLA oleh pesawat P-40 Kitty Hawk Belanda di desa Ngoto, Yogyakarta yang mengakibatkan gugurnya tiga perintis Angkatan Udara, yaitu Komodor Muda Udara Agustinus Adisutjipto, Komodor Muda Udara Prof. Dr. Abdulrachman Saleh, dan Opsir Muda Udara Adi Sumarmo Wirjokusumo.

Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo,S.E.,M.P.P dalam amanatnya yang dibacakan Pangkohanudnas mengatakan, makna sesungguhnya dari Hari Bakti TNI AU adalah kerelaan untuk berkorban, kesediaan untuk menjadi contoh, serta ikut mempelopori usaha untuk meringankan beban dan kesulitan rakyat di sekililing kita dan melalui peringatan Hari Bakti TNI AU dengan mengambil Nilai-nilai Kepahlawanan 29 Juli 1947, TNI Angkatan Udara berkomitmen untuk siap mendukung Adaptasi Kebiasaan Baru menuju Indonesia maju.   

Dalam kesempatan tersebut, Kasau juga mengucapkan terima kasih dan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit dan pegawai negeri sipil TNI AU, atas perjuangan yang telah diberikan kepada TNI AU.  

Kasau menjelaskan, Pandemi Covid-19 masih terus melanda bangsa Indonesia, bahkan wabah virus ini telah menginfeksi lebih dari 16 juta jiwa yang tersebar di 216 negara di dunia.  Di Indonesia sendiri sudah menelan lebih dari 4.800 korban jiwa, tidak hanya itu dampak pandemi, bahkan meluas hingga kehidupan sosial dan perekonomian bangsa.

Di akhir amanatnya Kasau memberikan motivasi kepada seluruh prajurit TNI AU dengan mengatakan “Saya juga mengingatkan, bahwa perjuangan kita belum usai.  Bahaya wabah virus Covid-19 masih berada di sekitar kita.  Untuk itu, teruslah bersabar, teruslah bersemangat, dan teruslah berjuang dengan tulus dan ikhlas dalam mengatasi pandemi ini, demi bangsa Indonesia,” ujar Kasau.  

Hadir pada upacara tersebut, Kaskohanudnas Marsma TNI I Wayan Sulaba, S.Sos.,M.Sc, para Pejabat, Perwira, Bintara, Tamtama serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kohanudnas. (ARMAN R)

 

Berita Terkait