Minggu, 20 September 2020 | 05:15:02 WIB

Diperiksa Penyidik Tipikor Terkait Dugaan Kasus Korupsi Pembangunan Pasar Basanohi, Kadis Perindagkop Kepsul Engan Berkomentar

Minggu, 9 Agustus 2020 | 23:19 WIB
Diperiksa Penyidik Tipikor Terkait Dugaan Kasus Korupsi Pembangunan Pasar Basanohi, Kadis Perindagkop Kepsul Engan Berkomentar

(Istimewa)

LINDO Sula-Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan koperasi (Perindagkop) Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula, Sophia Sjamlan dan mantan Kadis Perindakop Bakri Abdul Rauf di periksa oleh penyidik tipikor Polres Kepulauan Sula


Mereka dimintai keterangan terkait proyek pembangunan pasar rakyat basanohi yang dilaporkan ke Polres Kepulauan Sula oleh HMI Cabang Sanana dan PMII Cabang Kepulauan Sula belum lama ini.

Pasar berlantai dua yang berlokasi di Desa Fatce, Kecamatan Sanana, Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara, itu menguras anggaran sebesar Rp 6 miliar yang bersumber dari APBN 2018.

"Saya diperiksa terkait pencairan anggaran secara administrasi pembangunan pasar yang anggarannya bersumber dari APBN tahun 2018 senilai Rp 6 miliar"Kata mantan Kadis Perindakop Bakri usai menjalani pemeriksaan di Polres Kepsul Sabtu (09/08/2020).


Menurutnya pekerjaan proyek pembangunan pasar dua lantai itu telah selesai dikerjakan, ia hanya dimintai keterangan atas waktu pekerjaan yang mengalami keterlambatan,jelasnya.

"Waktu pelaksanaan Pekerjaan 3 Bulan kalender dan tidak bisa adendum karena itu anggaran pusat"ungkap Bakri.

Dikatakan Bakri, meski pekerjaan terlambat, pihaknya selaku kadis perindakop saat itu berupaya menyelesaikan pekerjaan. Dan denda keterlambatan atau semua temuan BPK RI Perwakilan Malut sudah di selesaikan, tuturnya.

Sedangkan, Kadis Perindakop Sofia Sjamlan saat keluar dari ruang tipikor Polres Sula sore hari kemarin enggaran berkomentar soal pemeriksaan dirinya saat di mintai keterangan oleh awak media,"nanti baru wawancara di kantor,"jawab nya singkat.

Untuk informasi bahwa,  penyataan mantan kadis perindakop Bakri berbeda dengan nilai kontrak. Dimana Proyek pembangunan pasar basanohi dengan nomor kontrak :910.916/605.3/01/ Koperasi-KS/2017 tanggal kontrak : 04 Oktober 2017 dengan nilai kontrak sebesar RP. 5.637.218.966 waktu pelaksana : 89 Hari kelender ,tahun anggaran :2017, yang bersumber dari anggaran APBN yang dikerjakan oleh PT.Inasko Cipta Bersama.(imel)

Berita Terkait