Senin, 28 September 2020 | 15:35:53 WIB

Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan, Kemnaker Inspeksi Perusahaan Perbankan

Selasa, 11 Agustus 2020 | 10:36 WIB
Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan, Kemnaker Inspeksi Perusahaan Perbankan

(FOTO : HUMASNAKER/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Menyongsong era adaptasi kebiasaan baru, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meninjau penerapan protokol kesehatan Covid-19 di sejumlah perusahaan/industri. Kali ini, Tim Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketengakerjaan (Ditjen Binwasnaker) dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kemnaker, meninjau kesiapan penerapan protokol kesehatan, di gedung perkantoran bank swasta nasional yang berada di kawasan Grand Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (10/8/20).

Peninjauan ini dihadiri langsung Plt. Dirjen Binwasnaker dan K3 Kemnaker, M. Iswandi Hari, dengan didampingi Direktur Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PNK3) Kemnaker, Ghazmahadi, Sesditjen Binwasnaker dan K3 Hery Setianto dan Kabid Pengawasan Disnakertrans dan Energi DKI Jakarta, Khadik Triyanto.

Dalam kesempatan ini, tim berkeliling meninjau pelayanan perbankan, self assesment bagi tamu, lantai tenant, operasional, hingga kantin.

Plt. Dirjen Binwasnaker dan K3, Iswandi Hari, mengapresiasi perusahaan perbankan swasta nasional yang telah menerapkan protokol kesehatan melalui sistem transportasi vertikal, yakni dengan physical distancing dan Self Assessment System bagi tamu atau pengunjung.

"Setiap pengunjung yang masuk ruangan ini, harus mengisi self assesment. Kalau diisi dengan baik, akan ketahuan tamu yang masuk kategori kuning, hijau, dan merah. Kalau merah tidak boleh masuk, karena ada sesuatu. Kategori kuning dan hijau boleh masuk," ungkap Iswandi Hari.

Setelah berkeliling dan mengecek area perkantoran, Iswandi Hari menilai kantor bank swasta nasional tersebut telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Di antaranya mencuci tangan menggunakan hand sanitizer, pemeriksaan suhu tubuh, penggunaan masker dan pemberiaan tanda pengunjung sebelum masuk ke dalam perkantoran.

"Bahkan karyawan masuk hanya 30 persen yang telah di-shifting. Tadi juga lihat di self customer service, setiap ada pengunjung selesai, langsung didisinfektan. Mudah-mudahan ini menjadi contoh bagi perkantoran lain sehingga jika gerakan ini dipraktekkan, memutus mata rantai Covid-19 bisa berhasil," ujarnya.

Iswandi berharap, seluruh perusahaan yang memiliki jumlah karyawan dalam jumlah besar dapat mengaplikasikan protokol kesehatan dengan baik. "Jika digerakkan semua, mampu memutus mata rantai Covid-19," kata Iswandi.

Sementara Direktur PNK3 Kemnaker, Ghazmahadi menambahkan, tujuan peninjauan ini untuk memastikan penerapan protokol pencegahan dan pengendalian Covid-19 bagi pekerja dan pengusaha di tempat kerja. 

"Kami ingin memastikan tenaga kerja melaksanakan protokol pencegahan kesehatan bagi dia sendiri dan melihat apakah perusahaan itu sudah menerapkan atau belum protokol pencegahan pengendalian Covid-19," ujar Ghazmahadi.

Pihaknya perlu melakukan pengawasan secara terus-menerus terkait penerapan protokol kesehatan untuk membudayakan protokol ini sebagai sebuah kebiasaan di tempat kerja. "Kami juga ingin mendisplinkan masyarakat agar menggunakan alat pelindung diri Covid-19 sebagai sebuah kebiasaan dan berharap menjadi budaya penggunaan masker dan hand sanitizer," katanya.

Sementara Manajer Keselamatan dan Kesehatan Kerja Grand Indonesia (GI), Unggul Wahyudono, menyambut positif kunjungan Tim Binwasnaker & K3 Kemnaker. "Kami sangat apresiasi karena kami merasa metode protokol kesehatan yang kami jalankan benar-benar diperhatikan oleh pemerintah," ujarnya didampingi Kepala Cabang Bank Swasta Nasional, Yuliana.

Humas GI, Anisa Hazarini, juga menyambut baik pihaknya memperoleh inspeksi Kemnaker dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19. "Jadi kami mengetahui apa-apa yang belum dan tidak diimplementasikan. Tapi sejauh ini, kunjungan Disnaker dan Kemnaker, kami sudah penuhi dengan baik, " ujarnya seraya mengajak bersama-sama mengurangi penyebaran Covid-19. (ARMAN R)

Berita Terkait