Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:42:30 WIB

Kejari Halsel Diminta Serius Tangani Kasus Korupsi ADD/DD di Desa Lata-Lata

Rabu, 26 Agustus 2020 | 15:19 WIB
Kejari Halsel Diminta Serius Tangani Kasus Korupsi ADD/DD di Desa Lata-Lata

Warga Lata-lata saat berpose dengan penyidik jaksa di halaman kantor Kejari Halsel, Selasa (25/08/2020). (Foto: Aldy/Lindo)

HALSEL, LINDO - Dugaan kasus korupsi anggaran alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (DD) senilai Rp1,3 miliar yang disalahgunakan oleh oknum kepala desa, Abdul Malik Gama semasa kepemimpinannya pada tahun 2016 sampai dengan tahun 2019, saat ini sudah masuk dalam tahap penyilidikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut yang sudah di limpahkan kasusnya ke kejaksaan negeri kabupaten Halmahera Selatan (Kejari Halsel).

Sebelumnya, Kepala Desa Lata-Lata, Kecamatan Kasiruta Barat, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Abdul Malik Gama dilaporkan masyarakatnya sendiri ke Kejati Malut atas dugaan penyelewengan anggaran ADD dan DD senilai 1,3 miliyar rupiah.

Laporan masyarakat tersebut, karena yang bersangkutan kepala desa Abdul Malik Gama diduga melakukan tindak pidana dugaan korupsi ADD dan DD di desa Lata-lata.

Ketua Aliansi Masyarakat Desa Lata-lata Hasan Maici mengatakan laporan masyarakat desa Lata-lata ke Kejati Malut dan Kejari Halsel karena Malik Gama tidak pernah adanya trasparan dalam mengelola anggaran ADD dan DD yang di lakukan sejak tahun 2016 hingga tahun 2019.

"Kepala desa Malik Gama selama ini tidak transparaan soal anggaran ADD dan DD. Sejak dia menjabat pada tahun 2016 ada sekitar lima item pekerjaan yang belum selesai terlaksanakan. Sedangkan tahun 2017 ada empat item yang belum selesai dari sisi pembangunan. Sementara untuk Tahun 2018 dan 2019 itu dari segi fisik banyak yang belum terlaksana," kata Hasan.

Sementara itu, pada Selasa (25/08/2020) kemarin, masyarakat desa Lata-lata juga kembali mendatangi pihak Kejari Halsel untuk menyerahkan berkas tambahan soal laporan penyalahgunaan anggara DD dan ADD Desa Lata-Lata.

"Untuk itu, kami minta dari pihak Kejaksaan Negeri Halsel segera mendalami kasus tersebut untuk di tindak lanjuti dan segera melakukan pemanggilan kades Malik Gama," tandasnya.

Sementara itu, Hasan mengakui bahwa saat ini pihak kejari Halsel sedang melakukan pemeriksaan 7 orang pelapor dari warga Lata-lata. Mereka yang melapor dan di BAP oleh penyidik jaksa diantaranya, Bendahara aktif Ingrit Tuepo, dan mantan bendahara Natalia Faici.
Sedangkan Anggota BPD yaitu, Fraim Faici, dan Ike Jumati juga tak luput dari pemeriksaan.

Sementara kaur pemerintah dan kaur pelayanan desa Lata-lata yaitu, Lotvi Ale, dan Deminikus Gama, juga turut diperiksa penyidik jaksa. Sedangkan kesaksian lain seperti mantan kaur pembangunan desa Lata-lata Noku Faici juga ikut dimintai keterangannya.

"7 orang warga kami yang duduk di pemerintah dan menjabat sebagai anggota BPD dari desa Lata-lata sudah diperiksa penyidik Jaksa. Mudah-mudahan kasus ini cepat terungkap dan pelaku korupsi segera ditangkap untuk diseret ke meja hijau," ujarnya.

Rencananya, kasus korupsi ini akan digelar secara konfrontir di kantor kejaksaan negeri Halsel. Mereka yang dimaksud ialah 2 bendahara desa Ingrit Tuepo dan Natalia Faici akan dipertemukan dengan kepala desa Abdul Malik Gama dalam waktu pemeriksaan bersamaan.

"Tadi Kasie Intel Kejari Halsel Ridwan SH menjelaskan ke kami bahwa 2 orang bendahara kami akan dipertemukan dengan kepala desa Lata-lata Malik Gama dalam satu ruangan dikantor kejari Halsel saat dimintai keterangannya. Kami jawab ke beliau bahwa bendahara kami sudah siap segalanya untuk dipertemukan dengan Malik Gama," tuturnya.

Usai diperiksa ke 7 orang saksi sekaligus pelapor, kata2 Hasan pihaknya akan terus melakukan monitoring dan ikut memantau perkembangan setiap saat di Kejari Halsel dan Kejati Malut.

"Itu tuntutan kami bahwa kami selalu ada dalam kasus ini. Kami selalu kawal setiap hari dan kami tidak mau kasus ini di intervensi oleh pihak-pihak lain. Jaksa harus kerja profesional dan membuktikan bahwa korupsi desa Lata-lata itu ada, dan harus dijerat pelakunya ke meja hijau," tuturnya.

ALDY M

Berita Terkait