Minggu, 29 November 2020 | 11:22:22 WIB

Takut Dana Desa Terbongkar, Kades Lata-lata Mau Bikin Rencana Busuk pada Warga

Minggu, 13 September 2020 | 18:42 WIB
Takut Dana Desa Terbongkar, Kades Lata-lata Mau Bikin Rencana Busuk pada Warga

Kades Lata-lata Abdul Malik Gama bersama istrinya saat berada disebuah rumah makan di Bacan, Halsel. (Foto: EKO/LINDO)

HALSEL, LINDO - Sebagian besar warga desa Lata-lata tidak ingin desanya dijadikan lahan konflik oleh Kepala Desa Lata-lata Abdul Malik Gama. Jika hal itu benar-benar terjadi maka dipastikan aktor utama adalah kepala desa Lata-lata Abdul Malik Gama itu sendiri.

Demikian hal itu ditegaskan oleh salah satu tokoh Agama desa Lata-lata, Demianus Garera saat berbincang dengan media ini di desa Lata-lata, pada Minggu (13/09/2020) siang.

Menurut Demianus, Kepala Desa Abdul Malik Gama sudah takut sekali soal kasus korupsinya yang akan terbongkar di Kejaksaan Negeri Labuha, Halmahera Selatan, sehingga dia sengaja mengacaukan persoalan ini di desa itu dengan tujuan agar warga dengan warga bisa berkelahi, lalu berujung pada konflik agama.

"Kepala Desa Lata-lata Abdul Malik Gama bersama salah satu oknum pemuka agama yang saat ini berdomisili di Manado, Sulawesi Utara, sengaja untuk mendesain sebuah persoalan baru yang berunjuk pada konflik SARA. Kami tidak ingin ada masalah diatas masalah di dalam desa kami, kami ingin damai dan ingin rukun di dalam desa kami," kata Demianus.

Demianus menceritakan kasus yang ia dan warga laporkan ke aparat penegak hukum adalah murni persoalan tindak pidana korupsi, bukan karena persoalan keluarga atau persoalan warga dengan warga, tetapi ini murni karena pelanggaran hukum.

"Kami laporkan Malik Gama ke aparat penegak hukum itu karena murni pelanggaran tindak pidana korupsi. Malik Gama telah menyalah gunakan jabatan dan wewenangnya untuk menguras hampir semua dana desa di Lata-lata. Makanya dia takut sekali, sehingga dia ajak salah satu oknum tokoh agama yang saat ini berdomisili di Manado, Sulawesi Utara, untuk mengacaukan keadaan desa kami," tegas Demianus.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh salah satu tokoh masyarakat  Niko Gama, bahwa pihaknya tidak ingin desanya dibuat masalah lain. Ia akui bahwa kedatangan keluarganya itu ke desa Lata-lata untuk hanya memperdamaikan warga dengan pemerintah, termasuk mendamaikan keluarganya yang saat ini sedang bermasalah dengan kepala desa yang juga keluarga besar Malik Gama.

"Kalau suruh damai dengan kepala desa Abdul Malik Gama yah kami terima, tapi tidak untuk kasus korupsinya. Kami warga disini sudah bulat, tidak ingin lagi desa kami ini dipimpin oleh orang-orang yang sifatnya sudah menjadi bintang seperti Malik itu. Jadi prinsip kami, Malik Gama harus mundur dan harus turun dari jabatan sebagai kepala desa," tandas Niko.

Sementara itu, salah satu tokoh pemuda desa Lata-lata Anis Kasubae mengaku bahwa ia baru-baru ini didatangi oleh oknum anggota babinsa dan mengatakan bahwa ia dan warganya sengaja mau mengacaukan situasi dalam desa untuk merancang sebuah konflik. Namun ia jawab pada oknum tersebut bahwa warga disini hanya fokus perkara kasus korupsi dana desa yang dilakukan oleh kepala desa Abdul Malik Gama.

"Malam itu saya di datangi oleh babinsa dari kecamatan Kasirura Barat, bahwa dia diperintahkan oleh atasannya bahwa di desa Lata-lata ada rencana warga untuk membuat keributan yang mengarah pada konflik agama, lalu saya jawab ke beliau, tidak ada masalah itu di desa kami. Disini aman-aman saja. Didesa kami ini hanya ada satu masalah saja yaitu, kadesnya korupsi dana desa. Tidak ada masalah yang dituduhkan oleh bapak," jawab Anis.

Lalu yang bersangkutan malam itu juga pergi meninggalkan ia dan sejumlah warga yang sedang santai di depan rumah warga.

"Pada esok harinya, saya memberanikan diri untuk saya klarifikasi ke yang bersangkutan, lalu oknum tersebut menjawab bahwa ia hilaf dan meminta maaf agar perkataan dia semalam itu adalah salah penyampaian saja. Dia sempat minta maaf pada saya, lalu dia bilang jangan lagi diperpanjang persoalan ini, sekali lagi saya minta maaf dan jangan lagi di persoalkan yah pak," kata aparat itu, seperti yang ditirukan Anis.

Sementara itu, pantauan media ini di desa Lata-lata, tidak ada gerakan apapun, baik itu konflik sara atau gerakan apapun untuk mengacaukan keamanan dan kamtibmas di desa tersebut. Suasana di desa itu, warganya aman-aman saja, semua memilih beraktifitas ke kebun dan beraktifitas ke laut. Mereka semua menginginkan agar desanya aman dan tentram.

"Kalau ada kepanikan dari pemerintah desa lalu didesain dengan persoalan yang lain,  itu adalah salah satu bentuk bahwa kasus korupsi dana desa yang dikorupsi oleh kepala desa Abdul Malik Gama benar-benar di seriuskan oleh penyidik kejaksaan Halsel. Pokoknya kami ingin kepala desa segera turun dari jabatan kades dan yang bersangkutan harus segera ditangkap dan segera dipenjarakan," tegas Sudarmin.

Sedangkan Ketua Pemuda desa Lata-lata David Lau mengakui bahwa saat ini di desa Lata-lata aman, tentram dan tidak terjadi apa-apa. Semua berjalan normal dan biasa-biasa saja.

"Saya jamin tidak ada pergerakan apa-apa dari warga atau prmuda desa Lata-lata. Saat ini sedang musim panen cengkeh dan banyak warga di desa kami beraktifitas dikebun," ungkapnya.

Pria yang sering disapa dengan nama Lausandi itu mejelaskan baru-baru ini seluruh warga kurang lebih 200 kepala keluarga dan puluhan pemuda dan pemudi menandatangani surat pernyataan dari masing-masing keluarga untuk meminta pada Abdul Malik Gama segera mundur atau turun dari jabatan sebagai kepala desa. Karena  yang bersangkutan sudah tidak layak lagi duduk sebagai seorang pemimpin dipemerinthan desa.

"Perbuatan kades Malik Gama sudah melebihi batas dan dia sudah terang-terang menyalahgunakan anggaran dana desa, sehingga lahirnya kesepakatan kami dari warga untuk membuat pernyataan sikap bersama-sama warga yang lain untuk meminta pada saudara Malik Gama segera mundur atau turun dari jabatan kepala desa. Kami sudah bosan dan alergi sikap dan kelakuan dia saat dia berkuasa. Kalau dia bertahan dijabatan itu, maka kami siap turunkan dia secara paksa," tutur Lausandi.

ALDY M

Berita Terkait