Senin, 21 September 2020 | 12:27:45 WIB

Ketua DPR RI Berikan Kuliah Umum Virtual Kepada Pasis Dikreg Seskoal Angkatan Ke-58 TA 2020

Selasa, 15 September 2020 | 08:23 WIB
Ketua DPR RI Berikan Kuliah Umum Virtual Kepada Pasis Dikreg Seskoal Angkatan Ke-58 TA 2020

(FOTO : BAGPENSESKOAL/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dr. (H.C) Puan Maharani, memberikan Kuliah Umum kepada Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Angkatan ke-58 secara virtual, yang berlangsung di Amphiteater Samadikun Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (14/9/20).

Kuliah Umum secara virtual tersebut mengusung tema “Peran Lembaga Legislatif Dalam Mendukung Pertahanan Maritim Indonesia”, dihadiri oleh Komandan Seskoal Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, S.H., M.A.P., M.Tr (Han), Sekertaris Lembaga (Seklem) Seskoal Kolonel Laut (P) Apriyani, S.H., M.M., M.Si (Han)., CHRMP., dan para Pejabat Utama Seskoal. 

Dalam acara pembukaan Kuliah Umum tersebut, Komandan Seskoal menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua DPR RI Puan Maharani yang telah memberikan Kuliah Umum kepada para Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke-58 TA 2020. 

Sebelum memulai Kuliah Umumnya, Ketua DPR RI Ibu Dr. (H.C) Puan Maharani berkesempatan mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-75 kepada Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dan berharap semoga semakin berjaya dalam mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  

Ketua DPR RI menjelaskan, TNI AL sebagai bagian dari komponen utama pertahanan Negara pada matra laut identik dengan pertahanan maritim. Wilayah Maritim merupakan urat nadi utama interaksi ekonomi dan keamanan global, sehingga menjadikan keamanan maritim sebagai isu yang sangat krusial. 

Terlebih, Presiden Joko Widodo memiliki tujuan Indonesia sebagai Poros Maritim dunia, mengingat Indonesia merupakan Negara Kepulauan terbesar di dunia sangatlah potensial untuk menjadikan Poros Maritim Dunia. 

"Poros Maritim Dunia tersebut bertujuan menjadikan Indonesia sebagai negara maritim yang besar, kuat, dan makmur melalui pengembalian identitas Indonesia sebagai bangsa maritim, memberdayakan potensi maritim untuk mewujudkan pemerataan ekonomi Indonesia, serta pengamanan kepentingan dan keamanan maritim," terang Puan Maharani.

Menurutnya, TNI AL merupakan salah satu mitra kerja DPR RI, khususnya Komisi I yang mencakup bidang pertahanan. Oleh karena itu, peranan DPR RI selaku lembaga legislatif dalam mendukung pertahanan maritim Indonesia adalah melalui maksimalisasi tugas utama DPR RI yaitu pada bidang legislasi, pengawasan, anggaran dan diplomasi parlemen.

Dalam rangka mewujudkan rencana strategi pertahanan maritim kata Puan, dibutuhkan adanya konsistensi pembangunan pertahanan maritime dengan suatu perencanaan yang terintegrasi, terpadu, terorganisasi dan berkesinambungan antar matra TNI, Kementerian, maupun dengan lembaga pemerintahan lainnya, serta tetap berpegang pada prinsip-prinsip transparan dan akuntabel melalui pemberdayaan seluruh potensi yang ada secara sinergis dan optimal.

“DPR RI berharap diskusi ini dapat meningkatkan kebanggaan, perhatian serta komitmen untuk terus membangun kapasitas TNI AL sebagai bagian dari komponen utama pertahanan Negara dalam memperkuat pertahanan maritim Indonesia,” harapnya. (ARMAN R)

Berita Terkait