Rabu, 23 September 2020 | 02:46:53 WIB

Pasis Dikreg Seskoal Angkatan Ke - 58 Terima Kuliah Umum Dari Menkopolhukam

Rabu, 16 September 2020 | 07:19 WIB
Pasis Dikreg Seskoal Angkatan Ke - 58 Terima Kuliah Umum Dari Menkopolhukam

(FOTO : BAGPENSESKOAL/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) menggelar Kuliah Umum yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Republik Indonesia Prof.Dr. Mohammad Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P, dengan tema “Pembangunan Pertahanan Maritim dalam Perspektif Politik dan Hukum”, yang dilaksanakan di Amphiteater Samadikun Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Selasa (15/9/20).

Kuliah Umum tersebut dibuka oleh Komandan Seskoal Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, S.H., M.A.P., M.Tr (Han). Dalam sambutannya, Komandan Seskoal menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Menkopolhukam yang telah menyempatkan waktu di disela-sela kepadatan kegiatannya untuk hadir dan memberikan Kuliah Umum kepada seluruh Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke-58 TA. 2020.

Dalam Kuliah Umumnya, Menkopolhukam menyampaikan Sistem Pertahanan Negara sesuai dengan UU No. 3/2002 Pasal 1(2), adalah system pertahanan yang bersifat semesta yang melibatkan seluruh Warga Negara, wilayah dan Sumber Daya Nasional lainnya, serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total, terpadu, terarah dan berlanjut untuk menegakkan kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman. 

Kepentingan Nasional ditinjau dari perspektif hankam yaitu wilayah laut/maritim merupakan bagian dari kawasan yang secara geografis dan politik memiliki dimensi yang sangat strategis sebagai jalur energi, distribusi komoditas dan medan pertempuran perebutan hegemoni perdagangan yang kaya akan Sumber Daya Alam : Indonesia memiliki kewajiban untuk mengamankan seluruh wilayah perairan Yurisdiksi Nasional Indonesia ; Kemampuan Indonesia untuk membangun infrastruktur serta mampu menjamin dan memastikan keamanan jalur lintas laut (Sea Lanes Of Communication-Sloc) memiliki nilai strategis yang tinggi dan kondisi tersebut akan meningkatkan kredibilitas dan soft power Indonesia di tataran regional dan global.

“Lima hal mendasar pembangunan bidang maritim dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia antara lain budaya maritim, ekonomi maritim, konektifitas maritim, pertahanan keamanan maritim dan diplomasi maritim,” papar Mahfud MD

Usai memberikan Kuliah Umum, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke-58 TA. 2020 kepada Menkopolhukam yang langsung dijawab dengan lugas olehnya. 

Kuliah Umum ini tidak hanya diikuti Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke-58 TA. 2020, tetapi juga dihadiri Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara Mayjen TNI Rudianto, Sahli Bidang Kedaulatan Wilayah dan Kemaritiman Laksda TNI Yusup, Asisten Deputi Bidang Koordinasi Kekuatan Kemampuan Pertahanan Brigjen TNI Suparjo, Karokum Persidangan dan Hubungan Antar Lembaga Laksma TNI Sidiq Mustofa, Koorspri Menkopolhukam RI Brigjen TNI Jeffry A.R, para Pejabat Utama Seskoal serta Patun dan Dosen Seskoal. (ARMAN R)

Berita Terkait