Rabu, 23 September 2020 | 04:08:31 WIB

Bupati Halmahera Utara FM Di Demo Oleh Solidaritas Masyarakat Loloda

Rabu, 16 September 2020 | 15:46 WIB
Bupati Halmahera Utara  FM  Di Demo Oleh Solidaritas  Masyarakat Loloda

Solidaritas Masyarakat Loloda Saat Melakukan Demo Terhadap Bupati Frans Manery Di Depan Kantor Bupati Halmahera Utara,Dok Jef Pada Hari Rabu 16/9/2020.

LINDO HALUT - Aksi Solidaritas Masyarakat Loloda tersebut  dengan beredarnya Vidio Bupati Halut Frans Manery disaat sambutan dalam kegiatan penyerahan Bantuan Sisoal  (Bansos) Aspirasi Alsintan  di desa Makarti Kecamatan Kao Barat Kabupaten Halmahera Utara pada Senin 7 September 2020 pekan kemarin.

Korlap Rifaldo Djini,saat orasinya  mengatakan bahwa ironisnya dalam sambuatan Bupati mengenai keberhasilan dalam pembangunan jalan Galela Loloda, lalu mengancam Pemerintah Desa.

 " Jikalau Tidak Pilih,Maka Jembatan Tidak Jadi " ingat kades kades saya sudah mendaftar, padahal kontribusi masyarakat Loloda sangat besar terhadap Kabupaten Halut yakni Kelapa, Cengke,Pala dan lain lain, "teriaknya,Rabu (16/9/2020). 

Lanjut Korlap,  Kebanggan adalah hal yang wajar namun penyampaian beliau ( Bupati Frans) terlalu mensudutkan, mendiskriminasi,  bahkan menghina harga diri orang, suku atau kelompok lain dengan mengatakan " Kita Me Pande Tara Bodoh Sama Deng Dorang " , perkataan ini secara tidak langsung telah melecehkan orang lain atau kelompok bahkam memandang rendah kualitas bahkan kamampuan pendidikan seseorang atau kelompok, " terang Korlap. 

Selain itu, Maichel dalam orasinya menyatakan bahwa Bupati sebagai orang tua, selalu pimpinan bagi masyarakat Halut,  nemun tetapi bukan kami orang Loloda yang bodoh tetapi Bupati Frans Menery yang Bodoh," tegasnya. 

Kemudian masa aksi lanjutkan orasinya di Polres Halmahera Utara dan sekaligus melakukan laporan Polisi terkait dengan sambutan Bupati di Desa Makarti tersebut.   ( jef)  

Berita Terkait