Selasa, 20 Oktober 2020 | 07:43:08 WIB

Lomba MTQ Tingkat Provinsi Malut di Weda Resmi Digelar

Kamis, 17 September 2020 | 19:04 WIB
Lomba MTQ Tingkat Provinsi Malut di Weda Resmi Digelar

Pembukaan MTQ di Weda, Halteng, Malut Selasa (15/09/2020). (Foto: Ist/Lindo)

HALASEL, LINDO -- Acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Maluku Utara yang ke-XXVIII di Weda, Halmahera Tengah (Halteng), Selasa (15/19) malam resmi dibuka oleh Guberur Maluku Utara yang diwakilkan oleh Sekretaris Daerah Samsuddin A. Kadir.

Meski tidak dihadiri Gubernur Abdul Gani Kasuba karena alasan kesehatan dan Wagub M. Al Yasin Ali sedang tugas lainnya, namun acara pembukaan MTQ ini berjalan dengan lancar dan terbilang sukses.

Ribuan masyarakat Halteng sangat antusias menyaksikan acara tersebut. Hujan yang mengguyur tidak memadamkan semangat warga untuk menyaksikan hingga acara selesai.

MTQ merupakan kegiatan yang telah mentradisi dan melekat dalam kultur masyarakat dan bangsa Indonesia. Kehadiran MTQ senantiasa memiliki daya tarik dan ruang tersendiri dalam kehidupan masyarakat.

Menurut Sekprov Samsuddin A. Kadir, keagamaan selain menjadi media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif, juga secara nyata telah terbukti mampu menjadi daya dorong yang kuat dalam memacu percepatan pembangunan di daerah.

"Perlu kita pahami bersama bahwa dasar pemikiran utama penyelenggaraan MTQ pada hari ini adalah untuk meningkatkan gairah umat Islam di Maluku Utara, khususnya generasi muda, agar senantiasa membaca, menghafal, menelaah, memahami, dan mengamalkan isi kandungan AIquran dalam kehidupan sehari-hari," ucap Sekprov saat membacakan sambutan tertulis Gubernur.

Pada kesempatan itu, Sekprov menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ yang dengan segala upaya untuk memaksimalkan kesuksesan pelaksanaannya.

"Harapan kami, semoga peIaksanaan MTQ ini memiliki nilai dan makna tersendiri sebagai penyejuk dan perekat kebersamaan masyarakat Maluku Utara, terutama pada saat ini kita masih diliputi kecemasan akan pandemi Covid-19 yang belum benar-benar berakhir," ujarnya.

Tak lupa, Gubernur melalui Sekprov berpesan kepada Dewan Hakim MTQ agar menjalankan tugas secara profesional dan bertanggungjawab saat kegiatan dimulai.

"Kepada anggota Dewan Hakim MTQ saya berharap agar bisa memberikan penilaian jujur, karena sejatinya pelaksanaan MTQ adalah sarana untuk memuliakan Alquran dan membumikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai pedoman hidup dalam masyarakat," tandasnya.

Sementara Ketua Panitia Provinsi Dihir Bajo menuturkan, MTQ dilaksanakan selama lima hari, terhitung sejak 15-20 September 2020. Kegiatan ini diikuti perwakilan kafilah dari 10 kabupaten/kota sebanyak 285 orang.

Rincian kafilahnya, Kota Ternate 40 peserta terdiri dari 21 putra dan 19 putri; Kota Tidore Kepulauan 34 orang terdiri dari 16 putra dan 18 putri; Halmahera Selatan 24 orang terdiri dari 15 putra dan 9 putri; Halmahera Barat 27 orang terdiri dari 14 putra dan 13 putri; Halmahera Utara 27 orang terdiri dari 15 putra dan 14 putri; Halmahera Timur 29 orang terdiri dari 15 putra dan 14 putri.

Lalu Halmahera Tengah dengan jumlah peserta sebanyak 35 orang terdiri dari 18 putra dan 17 putri; Pulau Morotai 29 orang terdiri dari 15 putra dan 14 putri; Kepulauan Sula 20 orang terdiri dari 11 putra dan 9 putri; serta Pulau Taliabu 18 orang terdiri dari 9 putra dan 14 Putri.

Kegiatan MTQ ini memperlombakan lima cabang yakni Tilawah Alquran, Hifdzil Quran, Fahmil Quran; Syarhil Quran, dan Khathil Quran.

Dihir mengemukakan, MTQ menjadi media dan sarana yang sangat strategis untuk membangun dan memperkuat kembali kualitas keimanan umat Islam yang saat ini sangat rentan terpengaruh akibat dampak dari modernisasi dan globalisasi serta arus informasi yang menjadikan dunia semakin sempit dan tidak terbatas.

Selain itu, lanjut Dihir, akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia, juga ikut mempengaruhi pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi. Kegiatan yang rencana awalnya dilaksanakan pada Mei lalu mesti mundur hingga bulan September.

"Kegiatan MTQ Tingkat Provinsi tahun 2020 tetap dilaksanakan dengan standar protokol kesehatan Covid-19. Diharapkan seluruh kafilah kabupaten/kota maupun panitia menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker dan selalu mencuci tangan," pinta Dihir.

Dalam event bergengsi tingkat provinsi ini, panitia turut menghadirkan qori internasional asal medan Darwin Hasibuan. Darwin meraih juara I MTQ Internasional di Singapura kemarin.

HUMAS PEMPROV/NURUL

Berita Terkait