Senin, 26 Oktober 2020 | 00:08:46 WIB

Operasi Yustisi, Masyarakat Dan Aparat TNI Dapati Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Di Bearland

Senin, 21 September 2020 | 19:29 WIB
Operasi Yustisi, Masyarakat Dan Aparat TNI Dapati Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Di Bearland

(FOTO : ISTIMEWA/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Menindak lanjuti Pidato Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta yang efektif berlaku mulai 14 September 2020. Masyarakat, FKPPI, Ketua RT, dan tokoh pemuda di Lingkungan RW. 03 Bearland melakukan operasi yustisi dan masker bagi warga keluar masuk Bearland. Hal tersebut dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Operasi Yustisi dan Masker tersebut dilakukan dengan Protokol Kesehatan yang telah di tetapkan. Apabila ada masyarakat yang keluar masuk Bearland tidak menggunakan masker, maka akan dilakukan edukasi dengan membagikan masker secara gratis. 

Namun, dalam operasi dilakukan yang dilakukan tersebut, masyarakat menemukan masyarakat luar Bearland yang terindikasi sebagai penyalahgunaan narkoba. 

Hal tersebut terungkap setelah dilakukan penggeledahan yang ditemukan Barang Bukti (BB) Narkoba. Masyarakat juga telah berkoordinasi dengan Polsek Matraman, Jakarta Timur (Jaktim), maka pelaku yang terindikasi penyalahgunaan Narkoba diserahkan ke pihak kepolisian. 

Berdasarkan pantauan di lapangan, dari sekitar 13 orang yang terindikasi penyalahgunaan narkoba, mereka mengaku membeli Narkoba dari oknum Residivis pindahan dari Pulogadung yang diduga berinisial IH alias Iwan Kuple dan Istrinya LV yang merupakan diduga kader Dasawisma RT, beralamat di Jalan Kesatrian VIII Rt. 07 Rw. 03, Kelurahan Kebon Manggis, Kecamatan Matraman, Jaktim. 

Berdasar pengakuan tersebut, maka sambil membawa orang yang memiliki BB Narkoba mendatangi kediaman Iwan Kuple. Masyarakat bersama Mayor Marinir Dedy anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) berdinas di Korps Marinir, merupakan Putra Asli Bearland mendatangi kediaman IH untuk memberi peringatan bahwa jual beli dan kegiatan penyalahgunaan Narkoba merupakan perbuatan yang melanggar Hukum. 

Namun IH tidak berani keluar rumah, kemudian masyarakan memberi peringatan kepada orang tua oknum IH bahwa dari sekitar 13 orang yang terjaring operasi dengan membawa BB narkoba mengatakan, mereka membeli narkoba dari Iwan Kuple. 

Di kediaman Iwan Kuple juga diduga ditemukan beberapa kendaraan tanpa Plat Nomor Polisi dengan indikasi perdagangan motor bodong tanpa dilengkapi surat surat kendaraan yang sah. Hal tersebut disaksikan oleh Ketua RT setempat. Mayor Marinir Dedy dan masyarakat juga meminta kepada Ketua RT setempat untuk tidak menutup - nutupi kegiatan transaksi dan penyalahgunaan Narkoba serta lebih pro aktif mengantisipasi kegiatan bersifat negatif di lingkungan RT.07 Bearland.

Apa yang dilakukan oleh Mayor Marinir Dedy dan masyarakat tersebut sebagai upaya ikut berperan aktif dan mendukung dan membantu program RT, RW dan Kelurahan dalam membantu menerapkan Protokol Kesehatan dan membasmi segala kegiatan warga luar Bearland yang mengganggu ketentraman dan kenyamanan warga RW.03 Bearland. (ARMAN R)

Berita Terkait