Senin, 26 Oktober 2020 | 00:26:41 WIB

Wagub Jabar Lepas Ekspor Perdana Pengusaha Muda GPEI

Rabu, 23 September 2020 | 11:39 WIB
Wagub Jabar Lepas Ekspor Perdana Pengusaha Muda GPEI

(FOTO : GPEI/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum, melepas ekspor perdana sejumlah pengusaha muda yang tergabung dalam Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Provinsi Jabar, di Bandung, Jabar, Selasa (22/9/20). 

Pelepasan bertepatan dengan penutupan rapat kerja Dewan Pengurus Daerah (DPD) GPEI Jawa Barat di V Hotel, Jalan Terusan Sutami III Nomor 1, Setrasari, Kota Bandung. 

Turut mendampingi Wagub Uu, antara lain Ketua Umum (Ketum) GPEI Khairul Mahalli, Presiden Mustakil Sanayici ve Isadamlari Dernegi (Musiad) atau Asosiasi Pebisnis dan Industri Independen asal Turki Doddy Hidayat, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar Mohammad Arifin Soedjayana, Ketua DPD GPEI Jabar Farda Sanbera, Sekretaris DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jabar Asep Komarudin, dan sejumlah perwakilan perusahaan ekspor anggota DPEI.  

“Pelepasan ekspor perdana ini merupakan kegiatan sangat luar biasa dan dinantikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dalam rangka menggeliatkan ekonomi Jabar. Luar biasa karena DPD GPEI Jabar ini baru saya lantik enam bulan lalu di Gedung Sate. Ini menunjukkan kinerja hebat dari para pengurus dalam menggerakkan roda organisasi dan anggota yang berhimpun di dalamnya,” ungkap Uu. 

Uu juga mengapresiasi kehadiran GPEI di Jabar yang mampu bergerak cepat menyikapi perkembangan peronomian dunia. Kehadirannya mampu memperkuat Jabar sebagai tulang punggung ekspor nasional. 

Menurutnya, Jabar menyumbang sekitar 21-25 persen dari total ekspor nasional.  “Tetapi semua didominasi otomotif dan manufaktur. Sementara ekspor kekayaan asli Indonesia, seperti pertanian dan Sumber Daya Alam (SDA) bisa disebut minim. 

"Dengan adanya GPEI, Insya Allah dan kami memiliki keyakinan peran ekspor makin kencang mengalir dari Jabar. Bulan yang akan datang. Tahun yang akan datang. Akan semakin tinggi ekspor Indonesia ke luar negeri,” ucap Uu 

Ia menilai, ekspor merupakan salah satu langkah efektif dalam menekan inflasi maupun nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD). Dengan begitu, semakin moncer kinerja ekspor, maka kinerja ekonomi nasional terus tumbuh. Kepada para pengusaha dari 12 kabupaten dan kota yang turut menghadiri prosesi pelepasan, Uu mengaku merindukan kejayaan ekspor pada masa Orde Baru silam.  

“Kita bandingkan dengan ekspor pada saat Orde Baru. Negara kita ekspor kayu lapis, beras, dan lain-lain. Nah, hari ini GPEI sudah mulai. Termasuk dari tempat Pak Uu, tumpah darah Pak Uu yaitu Tasikmalaya, berupa beras organik. Sangat luar biasa. Saya berharap pengurus GPEI Jabar terus keliling ke daerah lain di Jabar untuk mengidentifikasi potensi ekspor dari para pengusaha lokal di daerah,” ungkap Uu.  

Ketua DPD GPEI Jabar Farda Sanbera menyampaikan, ekspor perdana hari ini dilakukan oleh PT Cempaka Karya Utama dari Kota Sukabumi. Perusahaan batu alam ini mengirim dua kontainer dengan tujuan Argentina. Perusahaan lainnya adalah sambal merk K-Ucan dari Kabupaten Sukabumi tujuan Italia.  

“Ada lagi centong dan peralatan dapur lainnya dengan tujuan ke Malaysia. Adapun beras organik asal Tasikmalaya hari ini sedang proses. Kemudian ada jahe merah dari Kabupaten Bandung Barat, gula semut dari Kabupaten Bandung, opak dari Sumedang,” ungkap Farda.  

Sementara itu, Ketum DPP GPEI Khairul Mahalli mengaku, sangat bangga atas keberhasilan GPEI Jabar dalam membantu para pengusaha lokal. Bagi Khairul, 22 September 2020 merupakan momentum sejarah bagi GPEI Jabar dan para pelaku usaha muda

Ia berencana menjadikan Jabar sebagai percontohan bagi pengurus GPEI di provinsi lainnya.  “Saya sudah turun langsung ke Sukabumi. Insya Allah dalam waktu dekat batu alam Sukabumi akan menembus 15 negara di seluruh dunia. 

"Sukabumi akan menjadi percontohan GPEI-GPEI di Indonesia. Pelatihan batu alam ada di Aceh, Sumatera, dan lain-lain. Nanti pelatihnya akan kami bawa dari Sukabumi. Dari Jabar untuk nusantara,” ujat Khairul. (ARMAN R)

Berita Terkait