Rabu, 21 Oktober 2020 | 05:36:56 WIB

Arianto : Pasca 10 September 2020 Peningkatan Kinerja Pemasaran PAS Group Property, Signifikan

Kamis, 8 Oktober 2020 | 07:58 WIB
Arianto : Pasca 10 September 2020 Peningkatan Kinerja Pemasaran PAS Group Property, Signifikan

(FOTO : PGP/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Di era new normal masa pandemic tahun 2020 ini memang cukup banyak krisis keuangan dari beberapa sektor perusahaan di Indonesia. 

Begitu pula seperti yang dialami oleh Arianto Probosutedjo, SE selaku direktur perusahaan PAS Group Property dari PT Panglima Andalan Sejahtera, yang dimana perusahaan tersebut didirikan oleh seorang musisi Indonesia Agus Sukirno.

Arianto Probosutedjo mengatakan, dalam hal ini sejak terjadinya wabah covid 19 yang mengharuskan beberapa perusahaan wajib disterilkan saat ia mengelola PAS Group Property dan pembangunan ia lakukan di wilayah Kota Tangerang pada April 2020, mengalami penurunan dalam pemasaran hingga 70%.

Kemudian pada Mei 2020 mengalami penurunan pemasaran pun semakin drastis hingga kurang lebih 50%. Hal itu terjadi berlangsung selama hampir 4 bulan. 

"Disitu saya mencoba rekap cashflow dari sisi keuangan perusahaan keuangan dan dibantu oleh direktur 2 perusahaan Ika Fadilah (Chika Agustine).  Tepat pada bulan Agustus 2020 saat itu saya takut sekali perusahaan yang saya pegang ini akan merosot terlalu dalam. Kemudian setelah saya sonding dengan sodari Ika Fadilah, kami masih belum menemukan titik terang," ungkap Arianto.

Pada akhirnya lanjut Arianto, Ika Fadilah menyampaikan kepadanya, bahwa penurunan prospek kinerja perusahaan tersebut akan segera diaporkan kepada Komisaris perusahaan Agus Sukirno usai setelah dihari ulang tahunnya yang ke 30. 

"Akhirnya kami buat jadwal meeting/ rapat tertutup bersama komisaris perusahaan pada 28 Agustus 2020 dan saya selaku direktur PAS Group Property bersama direktur 2 perusahaan, sangat bersyukur Alhamdullilah setelah mendapatkan sebuah wacana yang diuraikan oleh komisaris kami untuk mengatur strategi sistem kinerja perusahaan agar tidak merosot terlalu dalam dan bisa kembali stabil. Kami mulai jalankan alur kinerja yang diarahkan oleh Komisaris sejak 31 Agustus 2020," jelasnya.

Arianto menambahkan, perusahaan tersebut mulai mengalami perubahan peningkatan pada 10 September 2020. Peningkatan kinerja pemasaran penjualan maupun pembangunan mulai kembali meningkat menjadi 65% hanya dalam kurun waktu 10 hari setelah dimulai.

Kemudian tepat pada 21 September 2020 sistem kinerja perusahaan lagi-lagi meningkat menjadi 80% yang artinya sejak tahap peningkatan pertama ke tahap peningkatan kedua berhasil diakukan dalam kurun waktu 11 hari. 

"Namun hingga saat ini kami masih terus berjuang dan berusaha keras untuk menstabilkan keuangan perusahaan. Namun pada 5 Oktober 2020 perusahaan mulai meningkat 90% berada di fase titik aman dalam keuangan. Ditambah lagi komisaris saya mulai meresmikan PT perusahaan pada fase 90% yang dititik aman. Dan disitu saya semakin semangat untuk terus mengembangkan PAS Group Property dan perusahaan PT Panglima Andalan Sejahtera," ujar Arianto kepada wartawan saat ditemui di rumahnya di kawasan Petukangan, Jakarta Selatan, Rabu (7/10/20).

Namun apakah dengan peningkatan yang masih belum sempurna itu PAS Group Property sudah merasa aman dalam sektor perusahaannya? Dihari yang sama, awak media terus bertanya, apa langkah kedepan yang akan dilakukan PAS Group Property (PGP) agar kestabilan perusahaannya dapat kembali efektif bahkan lebih baik lagi.

"Saya beserta kerabat yang bekerja akan melakukan segi kinerja yang positif dan lebih giat lagi juga lebih berhati-hati dalam melakukan pekerjaan. Yang pasti saya akan mengangkat perusahaan ini berkembang lebih baik. Tapi disamping itu, saya beserta kerabat yang bekerja di perusahaan ini tetap menunggu mandat dan persetujuan juga arahan langkah baik dari komisaris perusahaan," ujarnya.

Tidak lupa, Arianto berdoa kepada yang maha kuasa agar perusahaan PGP dapat menjadi perusahaan Property terkemuka di Indonesia sebagaimana impian komisaris saya yang mengatakan atas impiannya seperti itu.  (ARMAN R)

Berita Terkait