Rabu, 21 Oktober 2020 | 05:18:53 WIB

Masa Pandemi Covid-19, Rani Ramadhina Jalankan Bisnis Dari Rumah

Minggu, 18 Oktober 2020 | 06:48 WIB
Masa Pandemi Covid-19, Rani Ramadhina Jalankan Bisnis Dari Rumah

Rani Ramadhina. (FOTO : ISTIMEWA/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kondisi Pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai ini, bagi Rani Ramadhina, Seorang Influencer, Model dan Pebisnis, yang paling penting adalah menjaga kesehatan untuk tetap bertahan hidup. Karena menurutnya, tidak sedikit orang yang meninggal dunia disebabkan terpapar virus Corona (Covid-19) karena tidak mengikuti protokol kesehatan yang telah diatur oleh pemerintah.

"Yang penting kita sehat dulu untuk bertahan hidup, dengan konsisten mengikuti protokol Kesehatan. Salah satunya, dengan membatasi sekali untuk keluar rumah, karena jika keluar rumah sudah berhadapan dengan orang banyak," kata Rani Ramadhina kepada Lindo via handphone, di Jakarta, Sabtu (17/10/20).

Rani juga tidak mau mengambil resiko dengan cara tidak sering keluar rumah. Karena menurutnya, suatu rencana bisnis baru yang akan dijalankannya tidak akan sukses dalam masa Pandemi ini, apalagi jika mengkaitkan banyak orang yang rentan dengan Covid-19..

Ia pun dalam menjalankan bisnisnya, lebih banyak jalur online, seperti kegiatan zoom meeting, seperti bisnis properti dengan bisnis sewa rumah, jual beli rumah, yang telah lama Rani jalankan.

"Kita ingin cepat berlalu Virus Corona ini, agar kegiatan berjalan dengan lancar. Masa Pandemi ini mau apa - apa harus dipending dulu, seperti mau buka usaha baru tetapi tidak jadi dibuka. Punya single lagu pun tidak bisa langsung dilaunching," tutur Rani yang mempunyai satu anak ini.

Ia pun mempunyai Online shop bernama Kirana Online Shop, yang menjual produk - produk seperti, antara lain baju, handphone, masker dan lainnya, yang kenyataannya tidak begitu jalan, karena menurut Kirana, daya beli masyarakat yang kurang/lemah saat Pandemi ini.

Namun bagi Rani, yang membuat ia sedih dan berusaha tegar dalam masa Pandemi, adalah belum lama ini ia kehilangan ibundanya yang meninggal di Sukabumi, Jawa Barat.

"Di usia saya ke 35 tahun, pasti sedih karena tahun ini dan seterusnya tanpa ada kehadiran ibu di samping saya, karena ibu saya meninggal pada 17 September 2020 lalu. Saya sudah terbiasa ada ibu, tapi tiba-tiba tidak ada ibu," ungkap Rani.

Rani menceritakan, ia adalah anak paling dekat dengan ibu. Ditengah kesibukannya di Jakarta, setiap sebulan sekali Rani pulang ke Sukabumi menjeguk ibunya. (ARMAN R)

Berita Terkait