Sabtu, 28 November 2020 | 23:32:44 WIB

Warga Malut Jalan Kaki Antar Plakat dan Piagam Pahlawan Nasional Sultan Babullah di Ternate

Minggu, 15 November 2020 | 18:02 WIB
Warga Malut Jalan Kaki Antar Plakat dan Piagam Pahlawan Nasional Sultan Babullah di Ternate

Perangkat Adat Kesultanan Ternate saat Melakukan Penjemputan Plakat dan Piagam Sultan Baabullah di Bandara Ternate, Minggu (15/11/2020). (Foto: Whatshaap Grup/Lindo)

TERNAT, LINDO - Piagam gelar dan plakat Sultan Baabullah Datu Syah sebagai pahlawan Nasional yang dianugerahkan Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, 10 November 2020 kemarin, tadi pagi Sabtu (14/11/2020) tiba di Ternate.

Plakat dan penghargaan gelar Sultan Baabullah tersebut, dibawa oleh alih waris Hidayat Mudafar Sjah dan Presidium Keluarga Malamo Ternate (KARAMAT), M. Ronny Saleh serta perwakilan Kementerian Sosial (Kemensos) menggunakan pesawat udara yang mendarat di Bandara Sultan Baabullah Ternate dan dijemput Gubernur Maluku Utara, Wali kota Ternate serta perangkat adat Keseluanan Ternate dan warga masyarakat.

Plakat dan piagam gelar Sultan Babullah sebagai pahlawan Nasional tersebut diberikan pemerintah pusat kepada gubernur dan selanjutnya gubernur menyerahkan kepada wali kota Ternate untuk dibawa ke Keraton Ternate dengan berjalan kaki dari Bandara dan wali kota Ternate menyerahkan plakat dan penghargaan Sultan Baabullah sebagai pahlawan Nasional kepada alih waris Keseluatanan Ternate.

Presidium LSM KARAMAT, M. Ronny Saleh dalam sambutannya di pendopo Kesultanan Ternate mengatakan, pahlawan adalah nilai keteladanan yang patut ditiru.

Untuk itu menurutnya, dengan gelar Sultan Baabullah sebagai pahlawan Nasiolan oleh Presiden Joko Widodo dirinya berharap agar bisa menjadi nilai keteladanan kepada masyarakat Ternate khususnya dan Maluku Utara pada umumnya, sehingga nilai pahlawan Sultan Babullah bisa menjadi spirit generasi muda kedepan untuk membangun Ternate dan Maluku Utara lebih baik untuk Indonesia yang lebih maju.

Sementara itu, jou ngofa Hidayat Mudafar Sjah dalam keterangannya mengatakan bahwa, pengusulan Sultan Baabbullah sebagai pahlawan Nasional bukan baru kali ini diusulkan tetapi sudah diusulkan sejak tahun 1968 dan 1999 hingga tahun 2020.

Pengusulan awal Sultan Baabullah sebagai pahlawan Nasional kata Hidayat, pertama kali diusulkan oleh Sultan Mudafar Sjah dengan membantuk Pemuda Dewan Adat (PEDA) yang menjadi cikal bakal pemuda Baabullah.

“Pada tahun 1999 ada peristiwa dan tidak bisa dilanjutkan, saya berkata kepada ayah saya (Sultan Mudafar Sjah), memang agak setengah mati kita perjuangkan kolano Baab (Baabullah-Red) untuk menjadi pahlawan Nasiolan dan waktu itu ayah hanya berkata bahwa kita anak cucu (Alih waris) tidak boleh memperjuangkan sendiri karena itu adalah hak rakyat,” ungkapnya.

Selain itu kata Hidayat, Sultan Mudafar Sjah juga berpesan agar pengusung Sultan Baabullah sebagai pahlawan Nasional harus menerapkan nilai-nilai yang ditampakkan Sultan Baabullah salah satunya adalah Baabullah yang begitu paham hakekat manusia untuk memanusiawi manusia.

“Dengan dikukuhkan Sultan Baabullah sebagai pahlawan Nasional, maka mau tidak mau harus ada rekonstruksi sejarah bahwa sejarah penjajahan dibumi nusantara berawal dari kedatangan portugis dan bukan dari kedatangan Belanda,” jelasnya.

Wali kota Ternate Burhan Abdurahman mengatakan, yang penting untuk diteladani dari sosok Sultan Baabullah adalah sosok yang paling menghargai hak asasi manusia dan Sultan yang menerapkan rasa toleransi tinggi dimasa kekuasaanya pada waktu itu.

“Karena, waktu itu ayahnya (Sultan Khairun) dibunuh oleh Portugis tetapi beliau tidak membalas dengan pertumpahan darah bahkan mengantarkan Portugis keluar sampai ke batas territorial Kesultanan Ternate, dan ini menunjukan satu rasa toleransi yang tinggi yang harus diteladani,” katanya.

Dengan penganugrahan ini, atas nama pemerintah Kota Ternate, Wali Kota meminta kepada seluruh masyarakat dan Kesultanan Ternate untuk bersama-sama membangun, membanggakan dan melestarikan serta menunjukan bagaimana teladan Sultan Baabullah yang sudah ditunjukan masa lalu dalam kehidupan kita sehari-hari.

“Karena itu dalam kesempatan ini, atas nama pribadi dan pemerintah Kota Ternate mengucapkan selamat atas gelar pahlawan Nasional kepada Sultan Baabullah Datu Syah,” pungkasnya.

Upacara penyambutan plakat dan piagam gelar Sultan Baabullah di pendopo Kesultanan Ternate ini dihadiri langsung Direktur Kepahlawanan Kemensos-RI, Gubernur Malut yang diwakili Kadis Sosial dan Forkompimda Malut, Wali Kota Ternate dan Forkompimda Ternate serta perangkat adat Kesultanan Tidore, Bacan, Jailolo serta Ternate.

RRI/AD

Berita Terkait