Minggu, 29 November 2020 | 00:49:51 WIB

TNI AL Dan PFN Sepakat Susun Blueprint 75 Tahun Sejarah TNI AL

Sabtu, 21 November 2020 | 21:39 WIB
TNI AL Dan PFN Sepakat Susun Blueprint 75 Tahun Sejarah TNI AL

(FOTO : DISPENAL/LINDO)

JAKARTA, LINDO – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) bersama Perusahaan Umum Produksi Film Negara (Perum PFN),  akan mempersiapkan Blueprint  guna merekam 75 Tahun peran TNI AL dalam sejarah pembangunan Indonesia.  Sebagai langkah awal, akan diselenggarakan forum diskusi antara TNI AL dengan penggerak industri kreatif dan industri film dari seluruh Indonesia.

Kesepakatan tersebut terjadi dalam pertemuan antara Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dengan Direktur Utama (Dirut) Perum PFN, Judith J. Dipodiputro, di Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (19/11/20).

Dalam pertemuan tersebut, Kasal didampingi Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI Suhartono M.Tr (Han), Kadispenal Laksma TNI Julius Widjojono  dan Kadisjarahal Laksma TNI Supardi, S.E., M.B.A.  Sementara Judith J. Dipodiputro didampingi oleh Direktur Keuangan dan Strategi Heri Sofiaji, Pengembangan Usaha dan Strategi  Gigih Nugroho dan Sekretaris Perusahaan Ade Tina Febriyanti.

TNI AL dan Perum PFN sepakat bahwa kolaborasi antara TNI AL dengan  industri kreatif akan menjadikan TNI AL lebih dikenal masyarakat dari sisi humanis yang diharapkan akan semakin membangkitkan kebanggaan dan kecintaan pada TNI AL serta menginspirasi pemuda-pemudi Indonesia untuk menjadi TNI.

Laksamana Yudo Margono mengatakan, TNI AL selama ini memang terus bekerja dan berbakti demi negara dan rakyat tanpa publikasi, karena memang itulah budaya bangsa kita, Low profile dan in silence.

Namun menurut Kasal, mengamati pola dan kebutuhan komunikasi yang ada di masyarakat saat ini, industri kreatif dan film memang bisa menjadi jembatan yang baik antara TNI AL dengan publik. TNI AL dalam melaksanakan tugas menjaga kedaulatan dan ketahanan negara dalam konteks maritim, selalu bersinergi dengan semua elemen bangsa.

Dalam kesempatan itu, Kasal juga sepakat untuk bersama PFN menciptakan berbagai produk film dan konten yang bermanfaat guna turut membentuk karakter manusia Indonesia seutuhnya, sehingga diharapkan menginspirasi mulai dari usia kanak-kanak dan generasi muda agar mau menjadi TNI, khususnya Angkatan Laut. Bila anak-anak bisa lebih dini mengenal TNI AL, tentu akan muncul tidak saja kecintaan, tetapi juga passion bagi TNI AL.

Sementara itu, Direktur Utama Perum PFN, Judith J. Dipodiputro mengatakan, TNI AL adalah bagian dari masyarakat yang dalam bertugas dan kehidupan sehari-harinya bisa menjadi bahan yang menginspirasi masyarakat.

“Webseries, film keluarga, serial yang mengangkat tema kehidupan sehari-hari dalam keluarga dari anggota TNI AL adalah sarana komunikasi populer yang menghibur, tetapi juga menginspirasi,” terang Judith.

 

Ia menjelaskan, selama 75 Tahun Indonesia Merdeka, banyak peristiwa terkait peranan TNI AL yang belum diketahui oleh masyarakat, termasuk juga tokoh-tokoh TNI AL tidak banyak yang direkam sejarah.

Menurutnya, dengan merekam sejarah ini ke dalam film dan konten popular, selain menghibur akan menginspirasi dan membangkitkan rasa patriotisme di kalangan generasi muda seperti yang dicontohkan TNI AL.

“Peran TNI AL, termasuk misalnya dalam penugasan internasional sebagai pasukan perdamaian, dari berbagai aspeknya tidak kalah inspiratif dengan apa yang banyak direpresentasikan dalam film-film blockbuster Hollywood,” kata Judith.

Dengan merekam peristiwa-peristiwa inspiratif ini tambahnya, TNI AL juga bisa menjadi duta guna memperkenalkan  aspek lain dari Indonesia bagi masyarakat dunia. (ARMAN R)

Berita Terkait