Selasa, 26 Januari 2021 | 00:42:43 WIB

Kemnaker Raih Penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik

Sabtu, 28 November 2020 | 15:47 WIB
Kemnaker Raih Penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik

(FOTO : HUMASNAKER/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meraih penghargaan dari Komisi Informasi Pusat (KIP) atas capaian sebagai Badan Publik Informatif. Penghargaan tersebut disampaikan dalam Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2019 yang berlangsung secara virtual, pada Rabu, (25/11/20).

Plt. Irjen Kemnaker Irianto Simbolon yang juga Staf Ahli Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), menerima penghargaan tersebut secara virtual dari Wakil Presiden RI, KH Ma'aruf Amin di Istana Wakil Presiden RI Jakarta, Kamis (21/11/20).

Adapun klasifikasi penghargaan KIP ada lima, yakni Informatif, Menuju Informatif, Cukup Informatif, Kurang Informatif, dan Tidak Informatif.

Wakil Presiden (Wapres) RI, KH Ma'ruf Amin, dalam sambutannya mengatakan, acara penghargaan KIP ini merupakan kesempatan untuk mengapresiasi badan publik yang serius mengupayakan keterbukaan informasi publik demi kemudahan masyarakat dalam mengakses informasi.

"Bagi badan publik yang mendapat predikat informatif saya ucapkan selamat. Teruslah bertahan dalam visi untuk menjaga dan mengembangkan kualitas publik agar semakin baik,” ujar Wapres Ma’ruf Amin dalam sambutan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2020 yang dilaksanakan secara daring, Rabu (25/11/20).

Kemnaker menduduki peringkat enam dengan nilai cukup tinggi yakni (93,46). Rangking Kemnaker berada satu tingkat di atas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang meraih nilai (92,81).

Adapun peringkat pertama hingga kelima ditempati oleh Kementerian Pertanian (97,99), Kementerian Keuangan (99,59), Kementerian Perindustrian (94,75), Kementerian Desa Pembangunan Daerah Teringgal dan Transmigrasi (93,83), Kementerian Pendayaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokasi (93,59).

Predikat Badan Publik Informatif merupakan klaster tertinggi pada hasil monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik. Badan publik informatif diikuti 348 badan publik, yang terdiri dari kementerian, pemerintah provinsi, badan usaha milik negara, lembaga non struktural, perguruan tinggi, lembaga pemerintah non kementerian dan terakhir partai politik.'

Ada tujuh Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2020 yang diberikan kepada Badan Publik. Yaitu, Kementerian, Lembaga Negara Struktural, Lembaga Negara/Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Badan Usaha Milik Negara, Perguruan Tinggi, Pemerintah Provinsi dan Partai Politik.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Karo Humas) Kemnaker Soes Hindharno mengatakan, anugerah ini merupakan hasil upaya pencapaian kerja keras insan Kemnaker dalam terus memberikan layanan prima kepada publik, khsususnya saat massa pandemi Covid-19.

"Kemnaker terus berupaya melakukan inovasi dalam menciptakan produk-produk layanan informasi yang dapat dirasakan dampaknya bagi masyarakat," ujar Soes Hindharno.

Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan bagian dari manajemen yang terus bergulir secara modern sesuai dengan proses pembangunan ketenagakerjaan yang sedang berlangsung. Salah satu syarat dalam membuka informasi publik ini antara lain dengan melakukan transparansi.

"Transparansi yang ada di Kemnaker semakin memperlihatkan baik dan jeleknya sebuah kinerja kami selama ini. Inilah bentuk komitmen kami dalam menjalankan visi keterbukaan informasi publik," ungkapnya.

Soes Hindharno mengatakan, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap para Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan pegawai Kemnaker lainnya yang turut berkontribusi terhadap layanan informasi publik Kemnaker yang andal.

Soes berharap, penghargaan ini dapat menjadi penyemangat bagi PPID dan pegawai terkait layanan informasi publik Kemnaker untuk dapat memberikan layanan informasi publik yang lebih baik lagi,

Dengan memperoleh penghargaan ini kata Soes, Kemnaker semakin terpacu melaksanakan UU Keterbukaan Informasi Publik untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (ARMAN R)

Berita Terkait