Selasa, 26 Januari 2021 | 05:20:34 WIB

Masyarakat kecamatan taliabu barat laut (nggele) mengangkat sumpah untuk jadikan MS-SM bupati taliabu

Minggu, 29 November 2020 | 23:19 WIB
Masyarakat kecamatan taliabu barat laut (nggele) mengangkat sumpah untuk jadikan MS-SM bupati taliabu

Foto ustad julkarnain saat kampanye di kecamatan taliabu barat

TALIABU LINDO - Masyarakat kecamatan barat laut mengangkat sumpah saat kampanye Pasangan calon bupati dan wakil bupati Muhaimin syarif dan Safruddin mohalisi (ms-sm) di desa onemay kecamatan taliabu barat laut kabupaten pulau taliabu maluku utara, untuk mengantarkan MS-SM   untuk menjadi bupati dan wakil bupati 5 tahun kedepan," minggu (29/11)

Kampanye tersebut di hadiri sejumlah pimpinan partai Koalisi pemenangan MS-SM  diantaranya Sekretaris PDI-P, (Ma’arif Ode), Ketua DPC PKS, (La Amiri) Anggota DPRD dari partai Demokrat, (Arifin Abdul Majid) Ketua Berkarya, (Tawalani Djafarudin) Tokoh Pemekaran Dan Sejumlah Tokoh politik lainnya.

Dikesempatan itu juga, Ustad julkarnain bersama ribuan simpatisan mengucapkan sumpah mendukung pasangan calon Bupati dan wakil bupati (MS-SM) pada 9 desember mendatang.

Bismillah, Wallahi,Billahi,wattamallahi, Kami bersaksi untuk mendukung pasagan nomor urut satu MS-SM sebagai bupati dan wakil bupati di 09 Desember nanti," ucapnya

Ustad, merasa kecewa terhadap kepemimpinan saat ini yang tidak pro terhadap rakyat kecil dan berkomitmen untuk mengganti bupati AMR, karena dinilai gagal dalam membangun taliabu.

"Saya secara pribadi dan mewakili seluruh masyarakat kami khususnya desa ngele dan onemay, kecewa dengan pemimpin saat ini yang tidak pro terhadap rakyat kecil, kami tetap komitmen untuk mengganti bupati saat ini tidak lagi dengan AMR yang menurut kami gagal membagun Taliabu,"Cetusnya dengan wajah marah

Terpisahkan Ustadz Zulkarnain, lewat orasi politiknya dalam Kampaye Paslon H.Muhaimim Syarif dan Syarifuddin Mohalisi menuturkan harapanya kepada masyarakat untuk memilih pemimpin yang takut tuhan dan tinggalkan pemimpin yang jolim

"Ketika bapak ibu berpikir pemimpin itu  tidak benar dan zolim kepada rakyatnya maka wajib hukumnya untuk di ganti dan tinggalkan mereka dan jangan jadikan mereka sebagai pemimpin kita," Katanya 

(EMPI)

Berita Terkait