Sabtu, 10 April 2021 | 21:58:44 WIB

HCW Nilai Gubernur  Roling Jabatan Eselon Dua Dan Tiga Adalah Langka Tepat

Rabu, 13 Januari 2021 | 20:01 WIB
HCW Nilai Gubernur  Roling Jabatan Eselon Dua Dan Tiga Adalah Langka Tepat

Direktut HCW Rajak Idrus. (Foto: Aldy/Lindo)

TERNATE, LINDO - Lembaga Anti Korupsi Halmahera Corupption Watch (HCW) Provinsi Maluku Utara menilai bahwa langka Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba (AGK) berencana akan meroling seluruh jabatan di jajaran tingkat eselon dua dan tiga di lingkup pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) adalah langka yang paling tepat.

"Niat baik Gubernur Malut AGK untuk melakukan roling diseluruh jajaran eselon satu dan dua adalah langka yang  paling tepat. Roling itu dilaksanakan untuk menciptakan sistem pemerintahan yang Good Govermaend, karena dalam pantauan HCW banyak dinas yang mengalami diskorsi dalam sistem menejmen pemeritahan terutama dalam sistem pengawasan dan pembinaan sehingga harus di efaluasi," kata Direktut HCW Rajak Idrus dalam pesan rilisnya yang diterima oleh media ini di Ternate, Rabu (13/01/2021).

Pria yang sering disapa Jeck ini mengingatkan pada
Gubernur AGK agar harus berhati-hati untuk menempatkan orang-orang pada posisi strategi, terutama pada dinas eselon dua dan tiga.

"Karena itu sangat fatal, jika orang-orang yang harus paham benar atas tupoksinya, sehingga tidak mencerminkan amburadul dalam mengelola sistem pemerintahan. Kenapa harus kami wanti-wanti, karena HCW banyak sekali temukan hal-hal seperti itu. Sehingga ini harus betul-betul di tata dan di seleksi, minimal orang yang punya kemampuan terutama menciptakan terobosan dari pusat hingga daerah," jelasnya.

Sementara itu, disatu sisi dengan adanya jabatan terakhir Gubernur Malut, harus lebih fokus pada program pemberdayaan masyarakat dan pembangunan yang belum terjangkau agar bisa di selesaikan dalam waktu singkat. Sementara disisi lain, dengan adanya kondisi Covid-19 atau corono yang melanda bangsa ini, terutama di Maluku Utara harus membutuhkan orang-orang yang benar-benar paham yang akan di tempatkan di masing-masing dinas yang ada di provinsi itu. Terutama dalam pemulihan ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.

"Ketiga sektor itu adalah jantung kehidupan dalam mencerdaskan anak bangsa ke depan. Kalaupun ketiga? sektor itu lumpuh, maka di pastikan semua akan lumpuh. Jadi harapan HCW Gebernur AGK harus lebih jelih menepatkan orang-orang pada posisi strategi itu. Jangan merekrut mereka yang bermental korupsi dan bekerja tidak bersandar pada aturan yang berlaku," tutur Jeck.

Dalam catatan HCW, mereka sering menemukan banyak kejanggalan di  beberapa dinas yang ada di provinsi Malut. Banyak problem yang sering ditemukan HCW, salah satunya yang ditemukan adalah tidak adanya singkronisasi antara atasan dan bawahan.


"Masih banyak lagi yang sering HCW temukan, maka dengan dasar itulah Gubernur AGK harus memilih yang terbaik untuk menetapkan sesuai keahlian dan tupoksi agar orang-orang yang terpilih nanti bisa menduduki jabatan itu dan dapat bekerja sesuai target dan rencana yang tidak akan keluar dari sistem yang sudah  di tata itu. Kalaupun tidak, maka hal ini bisa mengakibatkan kegaduhan dalam pemerintahan. Paling tidak Gubernur harus lebih berhati-hati dalam akhir masa jabatan itu," tutur Jeck.

ALDY M

Berita Terkait