Minggu, 07 Maret 2021 | 17:59:53 WIB

Masa Pandemi Covid-19, PT Mandala Geoteknika Mandiri (PT MGM) Lakukan Berbagai Strategi Dan Inovasi

Jum'at, 5 Februari 2021 | 13:02 WIB
Masa Pandemi Covid-19, PT Mandala Geoteknika Mandiri (PT MGM) Lakukan Berbagai Strategi Dan Inovasi

Suasana personel PT. Mandala Geoteknika Mandiri (PT MGM) melakukan proyek di lapangan. (FOTO : ISTIMEWA/LINDO)

JAKARTA, LINDO – Dimasa pandemi Covid-19, PT. Mandala Geoteknika Mandiri sebagai perusahaan dibidang Kebumian Jasa Survey Geologi dan Geofisika, melakukan berbagai strategi dan inovasi agar perusahaan tersebut bisa bertahan dan eksis dimasa pandemi yang belum juga berakhir ini.

“Awal pandemi Covid-19 berlangsung, kami menjalankan perusahaan dengan cara Zoom Meeting, komunikasi by phone atau WA, intinya bisa menyapa di dunia Maya. Awalnya saya berpikir masa pandemi Covid-19 ini tidak akan ada proyek yang masuk.  Namun menurut saya masa pandemi ini suatu peluang, kita ambil sisi positifnya, saya berpikiran PT Mandala Geoteknika Mandiri harus tetap berjalan ketika masa Pandemi ini berlangsung,” kata Direktur PT MGM Ivan Ade Sofiyan dalam acara Geoscience in Digital via Live Instagram (IG) yang diadakan oleh Geoseeker, yang dipandu Moderator Argya Basundara (CMO of Geoseeker), Jumat Malam (29/1/21).

Menurut Ivan, seorang pengusaha harus siap mental dalam menjalankan usaha dengan gigih,kreatif ikhlas, dan bersyukur kepada Allah SWT, apalagi dimasa Pandemi ini kita harus berpikiran positif, Insya Allah usaha akan lancar.

Untuk itu kata Ivan, PT Mandala Geoteknika Mandiri yang telah didirikannya selama 4 tahun berjalan, dimasa pandemi ini harus bisa melakukan Diversifikasi usaha dengan melakukan banyak metode dan tidak hanya satu bidang saja.

Salah satu yang dilakukan Ivan, adalah ia bekerjasama dengan koleganya di China, untuk penjualan alat deteksi air yang menggunakan konsep medan listrik alami dengan nama alat PQWT Water Detection.

"Harapannya alat tersebut dapat membantu pelaku usaha di bidang pemboran air tanah yang bukan background dari Geologi dan Geofisika, di situ saya mengambil kesempatan karena beberapa rekan saya yang usaha dalam bidang tersebut sangat sulit untuk menentukan titik bor dengan debit yang cukup besar," harap Ivan.

Kemudian ia menghubungi perusahaan di China, mengadakan negosiasi satu bulan untuk beli alat tersebut. Setelah alat datang dilakukan training/pelatihan kepada rekan-rekan pengusaha bor yang backgroundnya bukan geologi dan Geofisika. Ternyata dapat diterima dan alat ini bisa menentukan titik air. 

"PT Mandala Geoteknika Mandiri pada masa pandemik COVID-19 ini dapat menambah bidang usaha atau mendiversifikasikan usahanya, yang tadinya sebatas sebagai konsultan kebumian Jasa Geologi dan Geofisika, tapi juga melakukan penjualan alat Geofisika. Target saya bukan saja teman - teman Geofisika, tapi juga non Geofisika dan kami akan selalu melakukan training alat pada konsumen sampai bisa," ungkap Ivan.

Pihaknya juga melakukan kerjasama dengan perusahaan yang berbeda di China untuk pemesanan alat Geomative dan barangnya sedang dikirim ke Indonesia. Mudah-mudahan alat ini dapat dipasarkan di Indonesia juga, Kata Ivan selaku Direktur PT. Mandala Geoteknika Mandiri.

Menghadapi era digital kata Ivan, kedepan untuk bidang Geofisika, justru akan terus berkembang di Negara kita, Indonesia masih berkembang dengan infrastrukturnya, baik jalan tol, bendungan, gedung-gedung yang memerlukan studi awal kelayakan geoteknik itu akan melibatkan keilmuan geofisika dan geologi, 

PT Mandala Geoteknika Mandiri yang dipimpin Ivan Ade Sofiyan ini, telah banyak melakukan proyek-proyek kebumian, seperti antara lain Proyek-Proyek Seismik Refraksi dan Geolistrik pada bendungan, Proyek Georadar Rencana HDD Wilayah Gresik dan Sidoarjo pada tahun 2019.

Kemudian, proyek Topografi dan Uji Kekuatan Tanah Menggunakan Metode Sondir pada area Akademi Tataboga Bandung, Jawa Barat (Oktober 2019).

Lalu, Proyek Kajian Akuifer bawah permukaan pada rencana pembangunan perumahan Bandung Jawa Barat –PT Hanan Permai Sejahtera (Juli 2019).

Kemudian, proyek Rekonstruksi Pemodelan Bawah Permukaan Pada Area Bendungan Lempake Menggunakan Metode Georadar dan Geolistrik di Kalimantan Timur (Januari 2019 dan sejumlah proyek lainnya yang telah dijalankan PT Mandala Geoteknika Mandiri. 

Dalam perjalanan usahanya yang dirintis oleh Ivan Ade Sofiyan sejak 2017 sampai 2021 saat ini, PT. Mandala Geoteknika Mandiri telah memiliki alat geofisika dan geoteknik, seperti alat seismik refraksi MASW dari PASI GEA 24, alat geolistrik dari Geomative, alat deteksi air PQWT, alat Bor Teknik dan Sondir, juga alat-alat lainnya untuk menunjang proyek kebumian. (ARMAN R).

Berita Terkait